Jadi Daerah Rendah Karbon, Ini Langkah yang Dilakukan Pemprov Riau

Pembangunan Rendah Karbon merupakan salah satu kebijakan Indonesia untuk mengatasi perubahan iklim.

Jadi Daerah Rendah Karbon, Ini Langkah yang Dilakukan Pemprov Riau
Foto/Istimewa
Gubernur Riau, Syamsuar menangatangani nota kesepahaman terkait Pembangunan Rendah Karbon antara Pemerintah Provinsi Riau dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional, Selasa (14/1/2020). 

Jadi Daerah Rendah Karbon, Ini Langkah yang Dilakukan Pemprov Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pencegahan Karhutla melalui embung dan kanal bloking (water management) di kawasan gambut serta pengawasan kawasan hutan menjadi salah satu upaya Pemprov Riau menjadi daerah rendah karbon.

Selain itu, upaya yang telah dilakukan sebagai upaya mewujudkan provinsi yang rendah karbon adalah dengan melakukan rehabilitasi dan reboisasi lahan.

Hal itu disampaikan Gubernur Riau, Syamsuar disela acara penandatanganan nota kesepahaman pembangunan rendah karbon di Kantor Gubernur Bali, Selasa (14/1/2020).

MoU itu menunjukkan komitmen Pemprov Riau menanggulangi permasalahan dunia saat ini melalui misi ke-2 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Riau tahun 2019-2024.

Yaitu mewujudkan pembangunan infrastruktur daerah yang merata, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Sepanjang 2020, Sudah 62 Hektare Lahan Terbakar di Riau. Ini Lokasinya

Misi ini juga dijabarkan dalam tujuan pembangunan yaitu mewujudkan pembangunan yang berwawasan lingkungan atau yang dikenal dengan Riau Hijau.

Komitmen pemerintah Provinsi Riau ini lah yang menjadi awal inisiatif untuk menjadi salah satu Provinsi percontohan rendah karbon di Indonesia.

Dishub Pekanbaru Ajukan Naik Tipe A, Pansus SOTK DPRD Kunjungi UPT Baru

“Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman Pembangunan Rendah Karbon antara Pemerintah Provinsi Riau dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional diharapkan dapat membuka jaringan kerjasama kemitraan yang positif dalam melakukan rencana perbaikan yang lebih hijau di masa mendatang," kata Gubri Syamsuar

Upaya lain yang telah dilakukan Pemprov yaitu memberikan kesadaran kepada masyararakat dengan pembukaan lahan tanpa membakar.

Kemudian melakukan penegakan hukum dan pemanfaatan lahan gambut untuk ketahanan pangan dan tanaman ramah lingkungan serta biomassa menjadi sumber energi dan pengelolaan sampah.

"Pembangunan Rendah Karbon merupakan salah satu kebijakan Indonesia untuk mengatasi perubahan iklim. Pembangunan rendah karbon ini tak hanya menjawab permasalahan lingkungan tapi juga dapat mendorong percepatan ekonomi," kata Syamsuar.

Pemprov Riau juga sudah mengeluarkan surat edaran Gubernur Riau nomor 360/BPBD/385 tentang antisipasi dan kewaspadaan dini potensi Karhutla dan membentuk Satgas penertiban penggunaan kawasan hutan dan lahan ilegal di Provinsi Riau melalui keputusan Gubernur Riau Noor KPTS.1078/IX/2019.

"Ini merupakan langkah kongkrit pembangunan rendah karbon di Provinsi Riau," ujarnya. (Tribunpekanbaru.com/Syaiful Misgio)

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved