Kepulauan Meranti

NEWS VIDEO: Belasan Pegawai di Meranti Terjaring Razia di Kedai Kopi Saat Jam Kerja

"Kita belum rekap seluruhnya karena masih ada petugas di lapangan, tapi jumlahnya lebih dari 10 orang termasuk PNS dan honor," ujar Kepala Satpol PP

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kepulauan Meranti menggelar razia pegawai Negeri Sipil (PNS) dan non PNS yang mangkir saat jam kerja pada Senin (13/1/2020).

Razia digelar di sejumlah kedai kopi dan tempat nongkrong lainnya di Selatpanjang.

Selain melakukan razia terhadap pegawai, pihak satpol PP juga melakukan pengecekan izin dari usaha-usaha yang mereka datangi.

Dari hasil razia petugas menemukan sejumlah pegawai yang sedang asik duduk di kedai.

"Kita belum rekap seluruhnya karena masih ada petugas di lapangan, tapi jumlahnya lebih dari 10 orang termasuk PNS dan honor," ujar Kepala Satpol PP Kepulauan Meranti Helfandi SE, MSi saat ditemui dikantornya.

Helfandi menjelaskan razia yang digelar sesuai dengan aduan masyarakat ke pihaknya. Selain itu untuk kedisiplinan pegawai dikatakan Helfandi juga menjadi hal yang harus ditegakkan.

"Bahwa sebagai seorang ASN, baik pegawai negeri sipil atau honor bagaimana dia melayani masyarakat, bukan hanya duduk-duduk ongkang-ongkang kaki di kedai kopi," tegas Helfandi.

Hal tersebut juga dikatakan Helfandi berimbas memberikan kesan negatif di mata masyarakat. "Kalau dilakukan setiap hari seperti itu akan memberikan kesan image yang buruk di masyarakat," ujar Helfandi.

Terhadap nama-nama pegawai temuan di lapangan, Satpol PP akan membuat berita acara dan menyerahkannya kepada pihak Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kepulauan Meranti. "Termasuk juga kepada dinas mereka, jadi sanksi apa yang akan diberikan kepada mereka tergantung aturan yang berlaku," ujarnya.

Helfandi menjelaskan bahwa giat razia pegawai seperti ini akan terus dilakukan dalam rangka penertiban. "Sewaktu-waktu baik siang atupun pagi tetap akan kita lakukan, yang melanggar kode etik sebagai seorang ASN akan kita tertibkan." Tegas Helfandi.

Selain merazia pegawai, Satpol PP juga melakukan pengecekan izin usaha sejumlah kedai kopi dan usaha lainnya.

Bagi yang ditemukan melanggar, Satpol PP memberikan peringatan kepada pemilik agar segera mengurus perizinan usahanya.

"Ada yang kita temui, tapi tidak banyak, itu yang perizinannya sudah habis mass. Kita langsung peringatkan agar segera mengurus perizinannya, kalau tidak nanti kita ambil tindakan." Pungkas Helfandi.

Selama giat pihak Satpol PP juga didampingi oleh pihak BKD dan sejumlah staf. (tribunpekanbaru.com/ Teddy Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: David Tobing
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved