Berita Riau

Sewitri Siap Bertarung Gantikan Ayah,Putri Bungsu Bupati Pelalawan Bersaing Sehat dengan 2 Abangnya

Putri kandung Bupati Pelalawan Riau HM Harris, Sewitri Harris menyatakan akan maju pada Pilkada Pelalawan.

Sewitri Siap Bertarung Gantikan Ayah,Putri Bungsu Bupati Pelalawan Bersaing Sehat dengan 2 Abangnya
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
Putri Kandung Bupati Pelalawan, Sewitri Siap Gantikan Ayah 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Putri bungsu Bupati Pelalawan Riau HM Harris, Sewitri Harris menyatakan akan maju pada Pilkada Pelalawan tahun 2020.

Kepada media, anggota DPRD Provinsi Riau ini mengaku siap mencalonkan diri.

Sewitri telah mempersiapkan diri dengan matang, jika nantinya pengurus DPP Partai Golkar menunjuk dirinya untuk bertarung pada pesta demokrasi memperebutkan kursi orang nomor satu di Pelalawan itu.

"Jika partai menugaskan, saya siap maju dan mencalonkan diri sebagai bupati pada pilkada nanti. Jika kepercayaan diberikan, Insya Allah siap," terang putri Bupati Harris ini, Selasa (14/1/2020).

Sewitri siap meninggalkan kursi empuk dewan, saat namanya tertulis pada rekomendasi pengurus pusat Partai Golkar untuk menggantikan ayahnya jadi bupati.

Warga yang Rekam Data 5.000 Lebih, Disdukcapil Kuansing Riau Hanya Kebagian 4.000 Blangko KTP-el

Dua Bulan Putus, Jalan ke Desa Rantau Baru Pelalawan Riau Bisa Dilewati

Usai Bersetubuh Dengan Suami Orang, Cewek Ini Sebar Video Mesumnya ke Medsos, Ini Motifnya!

Sewitri mengaku tidak ada gesekan dengan kedua abang kandungnya, Adi Sukemi dan Budi Artiful, yang juga menyatakan diri bertarung dalam kontestasi pilkada nanti.

Ketiga putra dan putri Bupati Harris ini mengaku bersaing secara sehat dan tidak saling cemburu maupun sikut menyikut memperebutkan rekomendasi dari Golkar.

Bahkan secara hubungan keluarga, ketiganya mengaku tetap harmonis. Apalagi ayahnya, Bupati Harris, diklaim sebagai pemimpin yang dekokratis di keluarga.

Harris mempersilakan ketiga anaknya untuk bersaing secara sehat dan memperebutkan hati masyarakat dan survey yang tinggi.

"Bapak itu orang yang demokratis, ia membuka peluang lebar bagi kami bertiga. Ada kalanya saya berjalan (sosialisasi) dengan Kemi (Adi Sukemi), kadang sama Budi (Budi Artiful)," terang perempuan yang akrab disapa Iwit ini.

Alasan dirinya hanya mendaftar dan mengikuti penjaringan di Golkar, Iwit menyatakan dirinya tumbuh dan besar secara politik di Partai Golkar, termasuk keluarga besarnya.

Selain itu secara kebetulan, hanya Partai Golkar yang bisa berlayar sendiri di Pilkada Pelalawan tanpa harus menjalin koalisi dengan partai lain.

Pasalnya Golkar memiliki sembilan kursi di DPRD yang melebihi syarat minimal pencalonan yakni tujuh kursi di parlemen.

"Golkar itu sudah di hati sejak dulu. Saya dua kali duduk di DPRD Riau dihantarkan dari Golkar," puji wanita berkerudung ini. (Tribunpekanbaru/johannes wowor tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved