Sosialisasi Bahya Rokok bagi Perokok Aktif dan Perokok Pasif di SMK YABRI Pekanbaru

Tim dosen FKIP Biologi Universitas Islam Riau (UIR) yang terdiri dari Sepita, Suryanti, Idris, dan Iffa melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat.

Sosialisasi Bahya Rokok bagi Perokok Aktif dan Perokok Pasif di SMK YABRI Pekanbaru
FOTO/ISTIMEWA
Sosialisasi Bahya Rokok bagi Perokok Aktif dan Perokok Pasif di SMK YABRI Pekanbaru 

Sosialisasi Bahya Rokok bagi Perokok Aktif dan Perokok Pasif di SMK YABRI Pekanbaru

TRIBUNPEKANBARU.COM - Tim dosen FKIP Biologi Universitas Islam Riau (UIR) yang terdiri dari Sepita, Suryanti, Idris, dan Iffa melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat.

Kegiatan itu dilakukan dengan menggelar sosialisasi Bahaya Rokok Bagi Perokok Aktif dan Perokok Pasif di SMK Yabri Pekanbaru, Jumat (10/1/2020).

Kegiatan pengabdian diikuti oleh kurang lebih 45 siswa dan beberapa guru yang ada di SMK Yabri tersebut.

“Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu siswa memahami mengenai bahaya rokok bagi perokok aktif dan perokok pasif, sehingga siswa dapat menghindari Rokok. dengan menghindari hal tersebut lingkungan sekolah dan masyarakat akan terbebaskan dari masalah Rokok," ujar Sepita selaku Ketua Pengabdian Masyarakat.

“Bahaya rokok bagi perokok aktif dan perokok pasif perlu disosialisasikan dan ditekankan kepada anak remaja dan anak muda jaman sekarang. Sebagaimana telah diketahui merokok saat ini menjadi sebuah kebiasaan bagi remaja," tambah salah seorang Tim Pengabdian Masyarakat.

Pada kegiatan ini, Tim Pengabdian Masyarakat memberikan informasi terkait apa saja yang terkandung didalam rokok, berbagai macam dampak yang disebebkan oleh rokok dan cara untuk mengurangi rokok.

Adapun berbagai macam dampak rokok untuk tubuh kita adalah, Risiko Kanker Paru, Risiko Kanker Esofagus, Risiko Kanker Lambung, Kanker laring, kanker tenggorokan, kanker hidung (sinus nasal), kanker otak, kanker kandung kemih, kanker rectum, kanker lambung dan kanker payudara.

Perokok pasif juga memiliki potensi terkena kanker seperti perokok aktif.

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi bahaya rokok terhadap kesehatan, di antaranya adalah dengan memperbaiki pola makan, memenuhi asupan vitamin D, berolahraga, dan memilih lingkungan bermain yang baik.

Siswa/siswi di SMK Yabri terpadu sangat antusias dan terlihat fokusnya mendengar penjelasan dari pemateri. Dengan adanya sosialisasi ini diharapkan siswa bisa memahami dengan baik tentang bahaya rokok.

Kepala sekolah SMK Yabri bapak Jaepri Kaldo, S.Psi sangat mendukung acara sosialisasi ini sehingga beliau mengizinkan sarana dan prasarana sekolah digunakan, Ruang Aula yang cukup besar sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik.

Guru sekolah, Rohimi, S.Pd banyak membantu kegiatan sosialisai dari menyiapkan sarana prasarana sampai membawa acara pada sosialisasi ini dan ia berharap selalu adanya sosialisasi seperti ini untuk siswa SMK Yabri.

“Kami sangat senang dengan kegiatan ini untuk menambah wawasan siswa SMK Yabri, semoga apa yang disampaikan jadi pengetahuan dan diamalkan oleh siswa dan bagi siswa yang merokok tidak merokok lagi kedepannya," ucap seorang
guru, Devi Ratna Ningsihi, S.Pd.

Tim Pengabdian tentunya berharap Para siswa/I dapat menghindari rokok dan bagi yang sudh terlanjur mengkonsumsi rokok dapar perlahan-lahan berhenti. (rls)

Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved