Berita Riau

EKSEKUSI Denda Rp 5 Miliar, Putusan MA Atas PT PSJ, Kasus Kebun Tanpa Izin di Riau, Ini Kata Kajari

Sebenarnya eksekusi dari kita cukup dalam berit acara saja, bukan di lapangan. Untuk penertiban di lapangan dan penyerahan kepada PT NWR

EKSEKUSI Denda Rp 5 Miliar, Putusan MA Atas PT PSJ, Kasus Kebun Tanpa Izin di Riau, Ini Kata Kajari
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
Eksekusi Denda Rp 5 Miliar, Putusan MA Atas PT PSJ, Kasus Kebun Tanpa Izin di Riau, Ini Kata Kajari 

Eksekusi Denda Rp 5 Miliar, Putusan MA Atas PT PSJ, Kasus Kebun Tanpa Izin di Riau, Ini Kata Kajari

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Terkait putusan Mahkamah Agung (MA) atas perkara aktivitas perkebunan tanpa Izin Usaha Perkebunan (IUP) PT Peputra Supra Jaya (PSJ) ternyata tidak hanya perampasan lahan seluas 3.323 hektar untuk negara.

Dalam amar putusan MA PT PSJ juga diwajibkan membayar denda sebesar Rp 5 Miliar kepada negara.

Vonis itu tercantum dalam putusan yang diketuk oleh hakim agung nomor 1087K/PID.SUS.LH/2018 tanggal 17 Desember 2018 silam.

Kepala Seksi Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pelalawan, Agus Kurniawan SH MH, menyatakan pihaknya telah melakukan eksekusi pertama yang diamanatkan MA.

Membuat berita acara penyerahan lahan perkebunan koperasi dibawah binaan PT PSJ yang dirampas untuk negara kepada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau.

"Sebenarnya eksekusi dari kita cukup dalam berit acara saja, bukan di lapangan. Untuk penertiban di lapangan dan penyerahan kepada PT NWR itu kewenangan DLHK," tandas Agus Kurniawan kepada Tribunpekanbaru.com pada Kamis (16/1/2020).

Kejari Pelalawan, lanjut Agus Kurniawan, akan melakukan eksekusi kedua yakni denda Rp 5 M yang dibebankan kepada PT PSJ.

Pihaknya telah dua kali memanggil manajemen perusahaan untuk menagih denda yang diputuskan oleh MA.

Namun belum ada realisasi pembayaran denda seperti yang diminta penegak hukum.

Rencananya Kejari Pelalawan akan kembali memanggil pihak PT PSJ untuk mempertanyakan kembali beban denda Rp 5 M tersebut.

Agar bisa segera dieksekusi dan tuga kewenangan jaksa sebagai eksekutor dapat dijalankan sesuai amar putusan.

"Kita berencana akan panggil lagi mereka, sesuai dengan instruksi pimpinan," tandasnya.

Eksekusi Putusan MA di Riau - Tribunpekanbaru.com / Johannes Wowor Tanjung.

Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved