Penanganan Banjir di Pekanbaru Tahun Ini Fokus Pengerjaan DED dan Bangun Sumur Resapan

Dinas PUPR Pekanbaru menyebut, pihaknya tahun ini juga melakukan pemetaan terhadap wilayah yang dinilai rawan banjir.

Penanganan Banjir di Pekanbaru Tahun Ini Fokus Pengerjaan DED dan Bangun Sumur Resapan
Facebook
Banjir merendam Kota Pekanbaru akibat hujan lebat waktu silam 

tribunpekanbaru.com - Proses penanggulangan banjir di Kota Pekanbaru masih fokus pada pengerjaan Detailed Engginering Design (DED). Selain itu, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru pun masih fokus melakukan pemetaan terhadap kawasan yang dinilai rawan banjir di Kota Bertuah.

"Jadi untuk penanggulangan banjir di tahun ini lebih banyak untuk DED," jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution, Kamis (16/1).

Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru masih fokus pada pengerjaan masterplan penanganan banjir di tahun 2020 ini.

Selain itu, ada juga rencana pembangunan fisik untuk membuat sumur resapan. Saat ini, dikatakan, pihaknya sedang menghitung kebutuhan jumlah sumur resapan di sejumlah titik banjir di Pekanbaru.

"Saat ini masih dalam tahapan proses penghitungan, berapa sumur resapan yang dibutuhkan," paparnya.

Indra menyebutkan, untuk urusan mengatasi banjir ini, pihaknya juga berkoordinasi dengan Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) agar penanganan banjir lebih efektif.

Dia lantas menyebutkan, saat ini anggaran untuk penanganan banjir di Kota Pekanbaru hanya sekitar Rp12 miliar. Jumlah ini merupakan anggaran untuk operasional dan pemeliharaan, serta normalisasi aliran sungai.

"Jadi anggarannya memang terbatas, termasuk anggaran bagi pasukan kuning (tim kebersihan)," paparnya. (fer)

Penulis: Fernando
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved