Narkoba di Riau

Sepanjang 2019 PN Bengkalis Tangani 728 Perkara Pidana, Terbanyak Kasus Narkoba

Sepanjang tahun 2019 kemarin Pengadilan Negeri Bengkalis telah menyidangkan sebanyak 728 perkara pidana

Sepanjang 2019 PN Bengkalis Tangani 728 Perkara Pidana, Terbanyak Kasus Narkoba
Tribun Pekanbaru/Muhammad Natsir
Kepala PN Bengkalis saat menyampaikan penanganan perkara 2019 di PN Bengkalis, Selasa (14/1/2020) pagi. 

BENGKALIS - Sepanjang tahun 2019 kemarin Pengadilan Negeri Bengkalis telah menyidangkan sebanyak 728 perkara pidana di wilayah hukum Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis.

Perkara ini meliputi kabupaten Bengkalis dan kabupaten Kepulauan Meranti.

Hal ini diutarakan Kepala PN Bengkalis Rudi Ananta Wijaya kepada awak media saat melakukan pers rilis, Selasa (14/1/2020) pagi.

Menurut dia, dari tujuh ratusan perkara pidana ini di antaranya sebanyak 579 perkara yang disidang merupakan perkara pidana yang terjadi di wilayah Bengkalis.

Sementara sisanya perkara di Kepulauan Meranti.

"Perkara pidana ini yang paling menonjol yang ditangani yakni perkara narkotika sebanyak 411 perkara yang kita sidangkan. Sementara 116 perkara lainnya merupakan perkara pencurian," ungkap Ketua PN Bengkalis.

Selain itu perkara lain yang ditangani PN Bengkalis diantaranya perkara perlindungan anak 40 perkara.

Kemudian perkara penganiayaan dengan 25 perkara, ada pidana lalu lintas ditangani sebanyak 15 perkara.

Terkait dengan perkara yang menonjol yakni perkara narkotika yang ditangani, PN bahkan menjatuhkan vonis hukuman dengan pidana mati terhadap dua terdakwa Pidana di Bengkalis.

"Perkara narkotika menjadi perhatian di PN Bengkalis pada tahun 2019 ini. Dua terdakwa bahkan divonis dengan status pidana mati," tegas Rudi.

Untuk perkara perdata yang ditangani PN selama 2019, terdiri dari sisa tahun 2018 lalu 2 perkara. Sedangkan perkara perdata yang masuk pada tahun 2019 sebanyak 51 perkara.

"Tiga puluh tujuh perkara diantaranya telah diputus. Kemudian sisa 16 perkara masih dalam proses persidangan," terangnya. (Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved