Narkoba di Riau

Terdakwa Kasus Narkoba di Riau Divonis Mati PN Bengkalis, Kuasa Hukum Nyatakan Banding Ini Alasannya

Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Kamis sore, menjatuhkan vonis hukuman mati kepada terdakwa kasus peredaran narkoba.

Terdakwa Kasus Narkoba di Riau Divonis Mati PN Bengkalis, Kuasa Hukum Nyatakan Banding Ini Alasannya
Istimewa
Pembacaan putusan majelis hakim sidang perkara peredaran sabu 10 kilogram, Kamis (16/1/2020) sore. 

BENGKALIS - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bengkalis, Kamis (16/1/2019) sore, menjatuhkan vonis hukuman mati kepada terdakwa kasus peredaran narkoba.

Hukuman mati dijatuhkan kepada dua terdakwa kepemilikan sabu 10 kilogram dan 14.581 pil ektasi yang diungkap Polda Riau pada tahun lalu.

Putusan ini dibacakan majelis hakim yang diketuai oleh Hendah Karmila Devi, didampingi dua hakim anggota, Zia Ul Jannah Idris dan Wimmi D Simarmata.

Hal ini diungkap Humas PN Bengkalis Zia Ul Jannah kepada tribunpekanbaru.com saat dikonfirmasi melalui seluler, petang tadi.

Dua tersangka yang divonis mati tersebut di antaranya Muhammad Dahlan dan Andi.

Putusan ini lebih berat dari tuntutan JPU pada sidang sebelumnya.

Dimana JPU hanya menuntut keduanya dengan hukuman penjara dua puluh tahun penjara.

Namun dalam putusannya majelis hakim berkeyakinan kedua terbukti secara sah dan meyakinkan terbukti sebagai kurir peredaran narkoba.

“Sesuai dengan keterangan saksi saksi serta barang bukti yang ada, mereka terbukti dengan sengaja dan disadar telah melakukan perbuatan melanggar hukum, maka keduanya diputuskan dengan hukuman mati," ungkap Humas PN Negeri Bengkalis.

Berdasarkan putusan majelis ini, Fahrizal sebagai kuasa hukum terdakwa saat dihubungi secara tegas saat sidang tadi mengatakan banding terhadap putusan majelis ini.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved