Ada yang Sembunyi di Kamar Mandi Tetangga, Tiga Terduga Begal di Jalan Wan Amir Dibekuk

Polsek Dumai Barat menciduk tiga orang terduga pelaku begal, yang sempat menembak mobil pedagang buah beberapa waktu lalu.

foto/net
Ilustrasi 

tribunpekanbaru.com - Setelah sekitar satu bulan melakukan pencarian, tim Opsnal Polsek Dumai Barat akhirnya berhasil membekuk terduga pelaku begal di Jalan Wan Amir, Kelurahan Purnama, Kecamatan Dumai Barat. Terduga pelaku begal ini diciduk pada Jumat (17/1) dinihari sekitar pukul 01.30 WIB.

Berdasarkan data yang diperoleh, ada tiga orang terduga pelaku yang berhasil diamakan, yaitu HE (32), MA (24), dan ED (31). Ketiganya merupakan warga Kecamatan Dumai Barat, namun diamankan dari lokasi yang berbeda.

HE terlebih dahulu diamankan polisi. Dari pengembangan terhadap HE, polisi berhasil mengamankan dua pelaku lainnya.

Informasi di lapangan menyebutkan, saat diamankan tim Opsnal Polsek Dumai Barat, para pelaku sempat melakukan perlawanan. Ada pula terduga pelaku yang membuat polisi terpaksa mendobrak pintu rumahnya lantaran tidak kooperatif. Selain itu, ada pula satu terduga pelaku bersembunyi di dalam kamar mandi rumah tetangganya.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudhistira membenarkan adanya penangkapan terhadap tiga terduga pelaku pencurian dengan kekerasan tersebut. Hingga kini, ketiganya masih dalam pemeriksaan lebih lanjut pihaknya.

"Iya, nanti kita lakukan pers rilis. Saat ini kita sedang melakukan pemeriksaan mendalam terhadap pelaku," ujar AKBP Andri, Jumat (17/1).

Sebelumnya, aksi para terduga pelaku ini berlangsung pada 1 Desember 2019 lalu dengan korban Edi (27), warga Kecamatan Tanah Putih, Kabupaten Rokan Hilir. Ketika itu Edi baru pulang berdagang buah mengendarai mobil pikap BM 8467 LP melintas di Simpang TPI Jalan Wan Amir. Saat itu dia dibuntuti oleh dua orang tidak dikenal yang mengendarai sepeda motor matik.

Mengetahui hal itu Edi langsung menambah laju kendaraannya agar menjauh, namun kedua pelaku terus mengikuti. Setibanya di depan SPBU Yong Dollah, Edi sempat berencana singgah, namun melihat kondisi sepi dia membatalkan niatnya tersebut.

Tak lama berselang, dari arah belakang pelaku mendekat dan salah satu dari mereka menodongkan diduga senjata api ke arah korban, yang membuatnya takut dan langsung tancap gas. Namun kedua pelaku menggunakan sepeda motor itu terus mengejar, bahkan menurut Edi sempat melepas dua kali tembakan ke arahnya. Beruntung tembakan itu hanya mengenai kaca samping dan tengah mobil tersebut.

Takut akan terkena pelaku, Edi terus meningkatkan laju kendaraann meski kaca mobil miliknya rusak dan pecah. Setelah terlibat kejar-kejaran cukup panjang dan menegangkan, korban berhasil meloloskan diri dengan memutar arah setelah menyalip kendaraan di depan.

Setelah memastikan tidak lagi diikuti dua pria bersenjata api, Edi lalu berhenti untuk meminta bantuan dan melapor ke pihak kepolisian. (dkp)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved