Berita Riau

TERNYATA Peta Bidang PT DSI sudah Kedaluwarsa, Konflik Lahan dengan Masyarakat, BPN Tangguhkan HGU

Artinya PT DSI wajib ukur ulang jika mau urus permohonan HGU-nya. Itupun syaratnya harus clear and clean," kata Sujarwo kepada Tribunpekanbaru.com

TERNYATA Peta Bidang PT DSI sudah Kedaluwarsa, Konflik Lahan dengan Masyarakat, BPN Tangguhkan HGU
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
TERNYATA Peta Bidang PT DSI sudah Kedaluwarsa, Konflik Lahan dengan Masyarakat, BPN Tangguhkan GHU 

TERNYATA Peta Bidang PT DSI sudah Kedaluwarsa, Konflik Lahan dengan Masyarakat, BPN Tangguhkan GHU

TRIBUNPEKANBARU.COM, SIAK - Komisi II DPRD Siak masih menelusuri persoalan PT Duta Swakarya Indah (DSI) yang bermasalah dengan sejumlah masyarakat di Siak.

Bahkan, mereka sudah menelusuri ke Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), BPKH Riau dan terakhir ke Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Riau.

Ketua Komisi II DPRD Siak Sujarwo mengatakan, hasil pertemuannya dengan Kanwil BPN Riau menyimpulkan peta bidang PT DSI yang diukur Kanwil BPN Riau ternyata sudah kedaluwarsa.

Luasnya mencapai 2.862 Ha.

"Artinya PT DSI wajib ukur ulang jika mau urus permohonan HGU-nya. Itupun syaratnya harus clear and clean," kata Sujarwo kepada Tribunpekanbaru.com pada Jumat (17/1/2020).

Selain itu, hasil pertemuan itu juga menguatkan permintaan komisi II DPRD Siak agar BPN tidak mengeluarkan HGU PT DSI.

Permintaan itu dikabulkan Kanwil BPN Riau untuk tidak mengeluarkan HGU PT DSI selagi persoalan dengan masyarakat belum selesai.

"Kita berterima kasih kepada Kanwil BPN Provinsi Riau yang juga sepandangan dengan kita. BPN tidak akan keluarkan HGU PT DSI sebagaimana permintaan kita," kata Sujarwo.

Sujarwo menceritakan, pada pertemuan itu pihaknya hadir lengkap dengan anggota komisi II.

Halaman
12
Penulis: Mayonal Putra
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved