Berita CPNS

Pelamar CPNS Tak Ikuti Prosedur,Nasib Peserta Tak Stempel Kartu Belum Diputuskan BKPP Kuansing Riau

Nasib pelamar CPNS yang tidak menstempel kartu ujian belum dipastikan. Sekitar 98 persen yang stempel, sisanya tidak mengikuti prosedur.

cat.bkn.go.id
Ilustrasi ujian CAT CPNS 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Ternyata, tidak semua pelamar CPNS yang lulus administrasi melakukan stempel kartu ujian yang diwajibkan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau.

Plt Kepala BKPP Kuansing, Hendri Siswanto mengatakan pelamar yang menstempel kartu ujian sekitar 98 persen. Sisanya sama sekali tidak menstempel.

"Ada sekitar 98 persen yang stempel," kata Hendri Siswanto, Minggu (19/1/2020).

Pihaknya belum menghitung jumlah peserta yang menstempel dengan yang tidak. Diperkirakan dalam pekan ini akan dihitung.

Stempel kartu ujian dimulai Senin (13/1/2020) hingga Jumat (17/1/2020) di kantor BKPP.

Seluruh pelamar CPNS Pemkab Kuansing yang lulus administrasi diwajibkan menstempel kartu ujian. Sebab, ini untuk pegangan panitia saat pelaksanaan ujian.

Menstempel kartu ujian tidak harus yang bersangkutan hadir. Bisa diwakilkan orang lain. Selain stempel, panitia juga menandatangani kartu ujian peserta.

Saat masa waktu stempel, bukan hanya pelamar dari Kuansing yang datang. Pelamar dari luar provinsi seperti Sumbar dan Jambi juga datang menstempel kartu.

Hendri mengatakan menstempel kartu ujian ini untuk mempermudah panitia dan juga peserta.
Sebab saat ujian nanti, peserta langsung ujian. Tidak ada lagi menjalani hal lainnya.

Bukan hanya tahun ini saja pihaknya membuat stempel kartu ujian ini. Tahun lalu juga demikian. Beberapa daerah lain juga melakukan hal hang sama.

Halaman
123
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved