Karhutla di Riau

Penanganan Karhutla di Dumai Riau, Kapolres Jelaskan Langkah-langkah yang Dilakukan

Polres telah mempersiapkan dengan matang langkah-langkah penanganan Karhutla di Dumai Riau

Penanganan Karhutla di Dumai Riau, Kapolres Jelaskan Langkah-langkah yang Dilakukan
Polres Dumai
Karhutla di Dumai Riau, Kapolres ikut membantu memadamkan kebakaran lahan. 

DUMAI - Di awal tahun 2020, Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sudah terjadi di Dumai, dan Polres Dumai beserta Polsek Jajaran menegaskan pihaknya tetap komit untuk mencegah dan menangani Karhutla.

Kapolres Dumai, AKBP Andri Ananta Yudisthira, mengaku, dalam penanganan Karhutla, baik langkah teknis serta sinergitas bersama pemangku kebijakan serta mendorong partisipasi seluruh elemen masyarakat, sudah dilakukan.

Bahkan tambahnya, pencegahan secara dini telah dilaksanakannya, seperti kegiatan Simulasi Penanganan Karhutla, Deklarasi Kota Dumai Bebas Dari Asap Tahun 2020, Patroli Daerah Rawan Karhutla, Penyebaran Maklumat Kapolda Riau, Door to Door System (DDS) & Pembinaan Dan Penyuluhan (Binluh) Oleh Para Bhabinkamtibmas.

Tak hanya pencegahan, jelas AKBP Andri berbagai upaya penindakan juga telah dilakukan di antaranya Pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan, Pendinginan Kebakaran Hutan dan Lahan & Pengungkapan Kasus Kebakaran Hutan dan Lahan.

Ia menerangkan, dalam upaya Pemadaman serta Pendinginan Kebakaran Hutan dan Lahan, Polres Dumai telah melibatkan 30 personil Polres Dumai maupun Polsek Jajaran yang bekerjasama dengan Personil TNI, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), Regu Pemadam Perusahaan Setempat, Pihak Kecamatan beserta Kelurahan Setempat, dan sejumlah stakeholder lainnya.

Diakuinya, dalam pelaksanaannya, Tim Pemadam Gabungan didukung oleh peralatan di antaranya mesin merk Firman 1 (Satu) Unit, Mesin Robin 3 (Tiga) Unit, Nozel 10 (Sepuluh) Unit.

"Minisreker 6 (Enam) Unit, Selang 35 (Tiga Puluh Lima) Gulung, Selang Hisap Air 10 (Sepuluh) Unit, Ranmor R4 Double Cabin, Ranmor R2 Trael KLX, Sepatu Bot, Kacamata dan Masker," katanya, Sabtu (18/1/2020) di Mapolres Dumai.

Lebih lanjut diterangkanya, Karhutla merupakan ancaman yang serius.

Kerugian yang ditimbulkan akibat karhutla merugikan seluruh sektor kehidupan di antaranya di sektor ekonomi, transportasi, kesehatan, pariwisata, pendidikan, hubungan dengan luar negeri terutama negara tetangga.

AKBP Andri menerangkan, pencegahan Karhutla bukan saja merupakan tanggungjawab Polri, melainkan dibutuhkan komitmen seluruh pihak dan masyarakat guna mewujudkan Indonesia khususnya Provinsi Riau dan Kota Dumai bebas asap tahun 2020.

Halaman
12
Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved