Berita Riau

Bupati Pelalawan Riau Isyaratkan Kembali Mutasi Pejabat

Bupati Pelalawan Provinsi Riau, HM Harris, kembali mengisyaratkan akan melakukan mutasi pejabat awal tahun 2020 ini.

Bupati Pelalawan Riau Isyaratkan Kembali Mutasi Pejabat
Tribun Pekanbaru/Johanes Tanjung
Bupati Pelalawan HM Harris melantik pejabat eselon pada 7 Januari 2020 lalu di Gedung Daerah Datuk Laksamana Mangkudiraja Pangkalan Kerinci. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Bupati Pelalawan Provinsi Riau, HM Harris, kembali mengisyaratkan akan melakukan mutasi pejabat awal tahun 2020 ini.

Adapun pejabat yang akan dimutasi yakni eselon II setara pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) atau kepala dinas. Mutasi ini merupakan lanjutan dari mutasi yang digelar pemda dua kali berturut-turut di Januari ini.

Ada dua jabatan pimpinan OPD yang hingga kini masih dijabat oleh Plt, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Kepala Dinas Pendidikan (Disdik).

"Dua jabatan kosong yang sekarang dijabat Plt rencananya akan diisi pejabat definitif, Dinas PU dan Disdik," kata Bupati Harris, Senin (20/1/2020).

Harris menerangkan, pemda melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) telah mengajukan permohonan izin melakukan mutasi jabatan ke Kemendagri.

Asyik Bermain Domino di Samping Kantin, Empat Pejudi di Kampar Riau Digelandang ke Kantor Polisi

Separuh Badan Jalan Tertutup Material, Hujan dan Angin Kencang Sebabkan Longsor di Kampar Riau

Proses pengurusan izin dilakukan secara berjenjang mulai dari Pemprov Riau dan kemudian diteruskan ke Kemendagri.

"Kita sudah mengurus izin ke pusat melalui provinsi. Sekarang tidak mudah melakukan mutasi karena ada aturan yang mengikatnya," ujar Harris.

Kepala BKPSDM Pelalawan, Fahrurrozy menyebutkan, untuk jabatan Kadis PUPR dan Kadisdik masih menunggu pengurusan surat izin dari kementerian terkait berdasarkan aturan yang mengikat.

"Kapan targetnya jabatan itu akan diisi tergantung pimpinan. Jika akan dilantik akan kita urus izinnya. Sampai sekarang belum ada izin yang diusulkan ke kementerian," terang Fahrurrozy.

Menurutnya, ada dua pilihan untuk melakukan pengisian jabatan kosong di dinas yang strategis itu.

Pertama melalui job fit di mana pejabat tinggi pratama atau eselon ll yang menjabat saat ini digeser atau dirotasi. Kedua menggunakan sistem lelang terbuka melalui pansel, di mana seluruh pejabat yang telah memenuhi syarat bisa mendaftarkan diri. (Tribunpekanbaru.com/johannes wowor tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved