Berita Riau

Dua Hari Petugas Padamkan Semak Belukar, Sekitar Satu Hektare Lahan di Pelalawan Riau Terbakar

Kebakaran lahan yang terjadi sejak Sabtu (18/1/2020) di Pelalawan Riau langsung ditangani petugas gabungan. Dua hari petugas memadamkan api.

Dua Hari Petugas Padamkan Semak Belukar, Sekitar Satu Hektare Lahan di Pelalawan Riau Terbakar
Istimewa
pemadaman karhutla di wilayah Kabupaten Pelalawan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Tak putus-putus, selama dua hari peugas gabungan berupaya memadamkan api yang membakar lahan berisi tanaman semak belukar di wilayah Tanjung Raya Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau.

Kebakaran lahan yang terjadi sejak Sabtu (18/1/2020) lalu langsung ditangani petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP dan Damkar, polisi, TNI, tim rayon kecamatan, dan masyarakat. Lahan yang terbakar merupakan semak belukar dan kebun sawit milik masyarakat.

"Api muncul sejak Sabtu kemarin dan langsung dipadamkan tim gabungan. Hari Minggu kemarin api sudah berhasil dipadamkan," terang Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Pelalawan, Abu Bakar FE, Senin (20/1/2020).

Abu Bakar menuturkan, api sempat menjalar lantaran lahan yang terbakar merupakan jenis gambut yang mudah terbakar.

Untung saja petugas gabungan cepat tanggap dan melakukan lokalisir api hingga berhasil dipadamkan. Lantaran lokasi karhutla tidak jauh dari Jalintim yang menjadi sorotan masyarakat.

Bupati Pelalawan Riau Isyaratkan Kembali Mutasi Pejabat

Separuh Badan Jalan Tertutup Material, Hujan dan Angin Kencang Sebabkan Longsor di Kampar Riau

Asyik Bermain Domino di Samping Kantin, Empat Pejudi di Kampar Riau Digelandang ke Kantor Polisi

Kemudian proses pendinginan untuk menghilangkan bara api yang masih menyala.

"Api diduga berasal dari bengkel yang ada di dekat jalan. Tapi itu urusan Polres Pelalawan dalam menyelidikinya," ujar Abu Bakar.

Kepala BPBD Pelalawan, Hadi Penandio, membenarkan jika sehamparan semak belukar tersebut dilalap api dan telah berhasil dikuasai.

Petugas kembali diturunkan ke lokasi untuk memantau kembali areal beka terbakar. Pasalnya saat ditinggalkan masih dalam keadaan berasap, walau api sudah tidak ada lagi.

"Jika masih ada asap atau tunggul kayu yang ada bara apinya, akan kembali dipadamkan," kata Hadi Penandio.

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved