Berita Riau

Jaksa Beri Sinyal Kemungkinan Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Korupsi di PT PER

Jaksa dari Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, memberi sinyal kemungkinan adanya penambahan tersangka baru.

Jaksa Beri Sinyal Kemungkinan Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Korupsi di PT PER
Tribun Pekanbaru/Ilustrasi/Nolpitos Hendri
PEJABAT Teras Pemprov Riau Diperiksa Jaksa Penyidik Kejari Pekanbaru Soal Dugaan Tipikor di PT PER 

PEKANBARU - Jaksa dari Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, memberi sinyal kemungkinan adanya penambahan tersangka baru.

Dalam kasus dugaan korupsi kredit macet di PT Permodalan Ekonomi Rakyat (PER).

Pasalnya, Jaksa sejauh ini masih melakukan pengembangan lebih lanjut.

Setelah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam perkara ini.

Kepala Seksi (Kasi) Pidsus Kejari Pekanbaru, Yuriza Antoni saat dikonfirmasi, membenarkan tentang hal tersebut.

"Iya, sedang ada pengembangan dari 3 tersangka sebelumnya. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru," ucapnya.

Lanjut Yuriza, sementara itu untuk tiga orang yang sudah ditetapkan tersangka, masing-masing bernama Irfan Helmi, Rahmiwati dan Irawan Sartono, berkas perkaranya sudah dinyatakan lengkap, atau P-21.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti dari Jaksa Penyidik ke Jaksa Penuntut Umum (JPU), atau masuk tahap II.

"Kalau tidak ada halangan, Kamis ini dilakukan tahap II (penyerahan tersangka dan barang bukti dari Jaksa Penyidik ke JPU)," tuturnya.

Untuk diketahui, dalam perkara dugaan korupsi di PT PER ini, nilai kerugian keuangan negara mencapai Rp1,2 miliar lebih.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved