Berita Riau

500 Personel Brimob dan Gabungan Kawal Eksekusi Kebun Kelapa Sawit di Riau, DLHK Jalankan Putusan MA

Kita sudah berhasil melakukan penertiban dan pemulihan awal sejak Jumat lalu, kami keluar dari lokasi baru kemarin. Sampai sekarang prosesnya

500 Personel Brimob dan Gabungan Kawal Eksekusi Kebun Kelapa Sawit di Riau, DLHK Jalankan Putusan MA
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
500 Personel Brimob dan Gabungan Kawal Eksekusi Kebun Kelapa Sawit di Riau, DLHK Jalankan Putusan MA 

500 Personel Brimob dan Gabungan Kawal Eksekusi Kebun Kelapa Sawit di Riau, DLHK Jalankan Putusan MA

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau akhirnya menertibkan dan memulihkan kebun sawit milik PT Peputra Supra Jaya (PSJ) di Desa Pangkalan Goldai Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan Riau mulai Jumat (17/1/2020) pekan lalu.

Tim DLHK Riau melakukan penertiban dan pemulihan lahan seluas 3.323 hektar yang selama ini dikelola PT PSJ melalui Koperasi Gondai Bersatu dan Sri Gumala Sakti berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) nomor 087K/PID.SUS.LH/2018 tanggal 17 Desember 2018.

Dalam putusan MA PT PSJ dinyatakan bersalah melakukan aktivitas perkebunan tanpa izin di kawasan hutan hingga laha tersebut dirampah oleh negara melalui DLHK dan diserahkan ke PT Nusa Wana Raya.

Proses penertiban sebenarnya sudah dilaksanakan sejak Senin (13/1/2020) lalu, namun hanya membacakan putusan MA saja.

Sedangkan pemasangan plang dan penertiban tidak jadi dilaksanakan lantaran adanya perlawanan dari masyarakat petani dan karyawan PT PSJ.

Kemudian penertiban dilanjutkan pada Jumat (17/1/2020) pekan lalu dengan pengawalan ketat dari petugas keamanan gabungan.

"Kita sudah berhasil melakukan penertiban dan pemulihan awal sejak Jumat lalu, kami keluar dari lokasi baru kemarin. Sampai sekarang prosesnya masih berjalan di lokasi," kata Kepala Seksi Penertiban DLHK Riau, Agus Suryoko SH MH, kepada tribunpekanbaru.com, Selasa (21/1/2020).

Agus menerangkan, proses penertiban berjalan dengan baik, meski penolakan dari petani dan karyawan PT PSJ tetap berlanjut.

Namun setelah diberikan penjelasan dan pengawalan ketat petugas, penertiban bisa dilaksanakan sekaligus pemulihan lahan dari kebun kelapa sawit menjadi Hutan Tanaman Industri (HTI).

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved