Breaking News:

Narkoba di Riau

BREAKING NEWS: 4 Tersangka Kasus Narkoba Sabu 3 Kg Ditangkap di Riau, 1 Airsoft Gun Disita

Empat orang tersangka dalam kasus kepemilikan narkotika, tak berkutik saat diamankan petugas dari Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
FOTO ILUSTRASI - Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Riau melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 10 kg, Rabu (8/8) di Kantor BNNP Riau Jalan Pepaya Kota Pekanbaru. 

PEKANBARU - Empat orang tersangka dalam kasus kepemilikan narkotika, tak berkutik saat diamankan petugas dari Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru.
Keempatnya ditangkap di dua daerah berbeda. Dimana dua diantaranya diciduk di Kota Pekanbaru, sementara dua lainnya di Kabupaten Bengkalis.

Rangkaian penangkapan dimulai pada Selasa (14/1/2020), sekitar pukul 14.30 WIB.

Tim opsnal yang sudah mendapatkan informasi keberadaan dua pelaku, tanpa menunggu lama langsung bergerak untuk melakukan penangkapan.

Hasilnya, dua pelaku bernama DP (22) dan AY (34), warga Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis berhasil diciduk saat berada di Wisma Jalur Kuansing, di Jalan Punai, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti 1 paket besar sabu seberat 1 kg. Barang bukti ini disimpan tersangka di mobil yang dibawanya.

Barang bukti lainnya berupa dompet, sepucuk senjata jenis airsoft gun dan peluru, 3 unit handphone, 1 buah tas warna hitam dan 1 unit mobil Toyota Avanza warna hitam Nopol BM 1846 NV, ikut disita petugas.

"Hasil introgasi, barang itu didapat tersangka dari Bengkalis. Tim langsung melakukan pengembangan menuju ke sana keesokan harinya," kata Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, Selasa (21/1/2020).

Lanjut dia, sesampainya di sana, tim kembali menangkap dua tersangka lainnya. Mereka adalah KH (40) dan SU (50).

Keduanya ditangkap di kediamannya masing-masing di Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Rabu (15/1/2020).

Selain kedua tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 5 plastik bening berisi sabu terdiri 2 paket besar dan 3 paket sedang dengan berat 2 kg lebih.

Selain itu juga diamankan barang bukti lainnya, berupa sebuah ember putih, 2 buah plastik hitam, 1 buah cangkul, timbangan digital dan 2 unit handphone. 

"Di Bengkalis, barang haram tersebut disimpan pelaku di dalam ember putih dan ditanam dibelakang rumah," kata Nandang. 

Para tersangka disangkakan Pasal 112 ayat 2 dan pasal 114 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika.

"Diancam pidana mati, kurungan seumur hidup, minimal 5 tahun penjara," tuturnya.

Disinggung soal senjata airsoft gun yang ikut disita, Kapolresta menuturkan, berdasarkan pengakuan pelaku, benda itu digunakan untuk menjaga diri.

"Untuk airsoft gun akan kita koordinasikan dengan Intelkam terkait perizinannya," ucapnya.

Termasuk untuk jaringannya, sedang didalami. Diduga ini masuk jaringan pengedar narkotika internasional. (Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda)
 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved