Berita Riau

EKSEKUSI Putusan MA di Riau, 700 Petani Bertahan di Kebun Kelapa Sawit, Dirikan Dapur Umum dan Tenda

Sampai sekarang kami masih berjaga-jaga di kebun masing-masing. Ada tiga tenda didirikan untuk mempertahankan hak kami," terang Ketua Koperasi

EKSEKUSI Putusan MA di Riau, 700 Petani Bertahan di Kebun Kelapa Sawit, Dirikan Dapur Umum dan Tenda
Tribun Pekanbaru/Johanes Wowor Tanjung
EKSEKUSI Putusan MA di Riau, 700 Petani Bertahan di Kebun Kelapa Sawit, Dirikan Dapur Umum dan Tenda 

EKSEKUSI Putusan MA di Riau, 700 Petani Bertahan di Kebun Kelapa Sawit, Dirikan Dapur Umum dan Tenda

TRIBUNPEKANBARU.COM, PELALAWAN - Usai eksekusi kebun kelapa sawit milik PT Peputra Supra Jaya (PSJ) yang dikelola Koperasi Sri Gumala Sakti dan Gondai Bersatu yang dimulai sejak Jumat (17/1/2020) pekan lalu di Desa Pangkalan Gondai Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan Riau, para petani masih bertahan di lokasi hingga Selasa (21/1/2020).

Masyarakat petani yang merupakan anggota Koperasi Sri Gumala Sakti dan Gondai Bersatu memilih berjaga-jaga di kebun kepala sawit miliknya.

Warga mendirikan beberapa tenda dari terpal sebagai tempat peristirahatan dan memasang beberapa spanduk berisi penolakan penertiban lahan mereka oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Riau dan PT Nusa Wana Raya (NWR).

"Sampai sekarang kami masih berjaga-jaga di kebun masing-masing. Ada tiga tenda didirikan untuk mempertahankan hak kami," terang Ketua Koperasi Gondai Bersatu, Muhammad Setiawan, kepada Tribunpekanbaru.com pada Selasa (21/1/2020).

Muhammad Setiawan menerangkan, anggota koperasi yang dipimpinnya mencapai 430 orang yang mengelola 850 hektar kebun kelapa sawit.

Semuanya masuk dalam objek perkara dari 3.323 hektar yang dieksekusi DLHK dan PT NWR.

Warga yang bertahan dan berjaga di lahan terbagi dalam dua shif yakni pada siang hari ada ratusan warga yang terdiri dari laki-laki, emak-emak, hingga anak-anak.

Namun saat malam hari hanya para kaum pria saja yang mendiami tenda perjuangan itu.

Untuk memenuhi kebutuhan makanan, lanjut Setiawan, warga secara swadaya mengumpulkan dana untuk membelanjakan sembako.

Halaman
1234
Penulis: johanes
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved