Pancarkan Sinyal Darurat, Perompakan Kapal Tanker MT Horizon di Perairan Batam Berhasil Digagalkan
Satu terduga pelaku perompakan berhasil ditangkap, sedangkan tiga orang lainnya berhasil melarikan diri.
Penulis: rinaldi | Editor: rinaldi
tribunpekanbaru.com - Perompakan terjadi di perairan Batam, Kepulauan Riau (Kepri), tepatnya di laut Kabil pada Selasa (21/1) dinihari sekitar pukul 00.34 WIB. Perompakan ini menimpa kapal tanker (MT) Horizon Maru.
Namun tak lama dari peristiwa itu terjadi, para terduga pelaku perompakan berhasil ditangkap. Dari empat orang terduga pelaku, satu orang berhasil ditangkap, sedangkan tiga orang lainnya berhasil kabur.
Hal itu dibenarkan Kanit Intel Dir Polairud Polda Kepri, Iptu Gea, Selasa (21/1). "Iya benar kejadiannya, kita mendapat informasi sedang ditangani kapal Baladewa BKO Mabes," sebutnya.
"Tapi informasinya masih lagi dikembangkan, nanti kita informasikan yang lebih lengkap iya. Saya bersama Pak Dir Polairud lagi ke arah Kukup, Malaysia," katanya.
Dari informasi yang didapat Tribun Batam, kapal ini memang dirompak oleh empat orang pelaku. Mereka seluruhnya menggunakan senjata tajam.
Untuk satu terduga pelaku yang berhasil ditangkap, dikabarkan bernama Ilwan, warga Batuaji, Kota Batam. Sedangkan tiga terduga perompak lainnya bernama Sigit, Makmur, dan Rian. Mereka tinggal di daerah Bengkong dan Batuaji, Kota Batam.
Akibat kejadian ini, satu orang kru kapal pengangkut minyak itu dilaporkan mendapatkan luka akibat senjata tajam di bagian wajah.
Peristiwa perompakan ini diketahui setelah kapal tanker MT Horizon Maru memancarkan sinyal darurat di channel (Ch) 16 untuk seluruh kapal yang berada di Kabil, Batam, pada pukul 05.13 WIB. Pihak Syahbandar Pelabuhan pun membenarkan adanya sinyal darurat ini.
"Sekarang polisi sedang menginterogasi satu terduga pelaku yang berhasil ditangkap," ungkap salah seorang petugas Syahbandar saat dihubungi. (rin/tribun batam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pekanbaru/foto/bank/originals/pelaku-perompakan-di-btm.jpg)