Platje Dibuat Tak Berkutik, Jadi Alasan Bali United Keok 5-0 di Markas Melbourne Victory

Bali United menyebut, penyerang asing mereka, Melvin Platje, berhasil dimatikan oleh para pemain Melbourne Victory.

Platje Dibuat Tak Berkutik, Jadi Alasan Bali United Keok 5-0 di Markas Melbourne Victory
Tribun Bali/Rizal Fanany
Melvin Platje (tengah) 

tribunpekanbaru.com - Bali United dicukur tuan rumah Melbourne Victory 5-0, pada laga kedua play-off Liga Champions Asia (LCA) di Melbourne, Australia, Selasa (21/1). Pelatih Bali United di LCA, Emral Abus, menilai salah satu penyebab kegagalan timnya menjebol gawang Melbourne Victory karena Melvin Platje dibuat tidak berkutik.

Dengan kekalahan itu, Bali United terpaksa mengubur ambisi bermain di kompetisi antarklub tertinggi di Asia. Kekalahan itu membuat mereka kini turun kasta ke Piala AFC 2020.

Bali United sebenarnya sempat beberapa kali menyulitkan pertahanan Victory. Hanya saja, peluang yang diperoleh tidak bisa dimaksimalkan karena Platje selalu mendapat pengawalan ketat dari barisan belakang lawan.

“Setiap kali kami mendapatkan peluang, kami gagal mengonversinya menjadi gol. Ketika Victory mendapatkan peluang, mereka berhasil mencetak gol,” ujar Emral usai laga.

“Platje tidak bermain bagus seperti yang dia perlihatkan ketika bermain di Singapura melawan Tampines Rovers. Pemain bertahan Victory melakukan tugasnya dengan baik saat menjaga dia,” tambahnya.

Dengan kegagalan di Australia, membuat Bali United otomatis tergabung ke Grup G Piala AFC bersama klub asal Filipina Ceres Negros, Than Quang Ninh (Vietnam), serta pemenang pertandingan antara Master7 FC (Laos) dan Preah Khan Reach Svay Rieng FC asal Kamboja.

Sementara itu, pelatih Melbourne Victory, Carlos Salvachua, lega tim besutannya berhasil melaju ke play-off ketiga LCA 2020. Ini menjadi kemenangan pertama Victory di bawah asuhan Salvachua sejak dia menggantikan Marco Kurz pekan lalu.

Victory selanjutnya menghadapi tim juara LCA 2018, Kashima Antlers pekan depan, yang akan menentukan langkah mereka masuk ke Grup E bersama klub China, Beijing FC, Chiangrai United (Thailand), serta satu tim kualifikasi lainnya.

“Saya senang dengan hasil ini. Sekarang kami punya kesempatan ke Jepang. Sangat penting buat kami membangun tim dengan hasil bagus. Kami tidak punya banyak waktu latihan, dan harus bisa mengambil setiap kesempatan untuk jadi lebih baik,” tutur Salvachua. (rin)

Penulis: rinaldi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved