RT RW Demo

RT/RW di Pekanbaru Demo Tak Menerima Insentif 3 Bulan, Perorang Rp 500 Ribu dan Rp 650 Ribu Sebulan

Para RT dan RW di Pekanbaru ternyata belum menerima insentif selama tiga bulan pada tahun lalu.

RT/RW di Pekanbaru Demo Tak Menerima Insentif 3 Bulan, Perorang Rp 500 Ribu dan Rp 650 Ribu Sebulan
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Puluhan orang yang tergabung dalam Forum Komunikasi RT dan RW di Kota Pekanbaru menggelar aksi di depan Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Pekanbaru, Rabu (22/1/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir). 

PEKANBARU - Anggaran untuk insentif RT/RW di Kota Pekanbaru dalam satu bulan mencapai Rp 2,1 miliar. Ada ribuan RT dan RW di Kota Pekanbaru yang menjadi penerima insentif.

Jumlah penerima insentif mencapai 3844 orang. Mereka yakni 763 orang Ketua RW dan 3081 orang Ketua RT.

Mereka menerima insentif dengan jumlah yang berbeda.

Satu Ketua RT memperoleh insentif sebanyak Rp 500.000 untuk satu bulan.

Sedangkan satu Ketua RW memperoleh insentif sebesar Rp 650.000 untuk satu bulan.

"Jadi kita anggarkan insentif untuk satu bulan sekitar Rp 2,1 miliar," terang Kepala BPKAD Kota Pekanbaru, Syoffaizal Rabu (22/1/2020).

Menurutnya, pemerintah kota menyalurkan anggaran ini untuk RT dan RW yang menyebar di 83 kelurahan di Kota Pekanbaru.

Pemerintah Kota Pekanbaru berupaya membayarkan insentif RT/RW di Kota Pekanbaru yang tertunda pada tahun 2019 lalu.

Tunda bayar nantinya harus melalui proses audit lebih dahulu.

"Mekanisme tunda bayar yakni ada audit dulu. Ada audit dari BPK dan inspektorat," paparnya.

Halaman
123
Penulis: Fernando
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved