Bahas Anggaran Tim Riau, KONI Rapat Persiapan PON dengan Seluruh Pengurus

KONI Riau juga berencana menggelar road show ke sejumlah perusahaan di Riau, agar membantu Riau bersiap menghadapi PON Papua.

Bahas Anggaran Tim Riau, KONI Rapat Persiapan PON dengan Seluruh Pengurus
tribun pekanbaru
KONI Riau dengan semua pengurus menggelar rapat membahas persiapan menghadapi PON Papua, Kamis (23/1) di Kantor KONI Riau di Jalan Gajah Mada Pekanbaru. 

tribunpekanbaru.com - KONI Riau terus melakukan persiapan kontingen Riau jelang PON pada Oktober 2020 mendatang di Papua. Pada Kamis (23/1) siang, KONI menggelar rapat khusus pembahasan anggaran untuk tim Riau. Rapat dipimpin Ketua KONI Riau Emrizal Pakis, dihadiri semua pengurus harian.

"Ya, rapat ini memang membahas anggaran. Tujuannya agar target anggaran bisa tercapai," kata Emrizal usai rapat.

Dijelaskan, anggaran yang sudah ada saat ini Rp22.547.870.000 di APBD Riau 2020. Jumlah ini jauh dari yang dibutuhkan sampai pelaksanaan PON di Papua Oktober nanti.

Hasil hitungan KONI Riau, dengan jumlah atlet yang lolos ke PON sebanyak 197 orang dan 94 pelatih, dibutuhkan dana Rp43.805.137.914. "Ini sudah kita sampaikan ke semua pengurus. Termasuk solusi yang akan dilakukan, menggandeng pihak ketiga untuk kebutuhan anggaran yang kurang," tambah Emrizal.

Sejauh ini, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan beberapa perusahaan di Riau, di antaranya 6 perusahaan yaitu SKK Migas, PT Chevron, PT IKPP, PT RAPP, PTPN V, serta Bank RiauKepri.

Bahkan keenam perusahaan ini dijadikan KONI Riau sebagai Dewan Penyantun. Dari 6 perusahaan ini, baru 4 perusahaan yang sudah bertemu KONI, dan sudah mendengarkan persentase KONI terkait persiapan tim Riau, plus anggaran yang dibutuhkan.

"Kita follow up hasil pertemuan kemarin. Kita akan bertemu SKK Migas dan PT Chevron. Karena memang mereka minta proposal dari kita terkait persiapan dan kebutuhan anggaran," ujarnya.

Disampaikan pula, untuk beberapa hari ke depan, KONI Riau juga akan menggelar roadshow ke beberapa perusahaan untuk memaparkan persiapan Riau.

"Tentunya kita bawa sekalian proposal. Dengan demikian nanti kita tinggal mem-follow up saja. Mudah-mudahan cara ini berhasil untuk menutupi kebutuhan anggaran tim Riau," harapnya.

Sedangkan Pemprov Riau sendiri, dijelaskan Emrizal, berjanji akan menganggarkan lagi dana di APBD Perubahan 2020 mendatang. Namun anggaran perubahan tidak bisa langsung cair. Paling cepat pembahasannya Bulan September atau Oktober.

"Makanya kita butuh dukungan perusahaan. Karena biasanya perusahaan membantu seperti saat PON Jabar 2016 lalu," katanya. (saf)

Penulis: Syafruddin Mirohi
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved