Berita Riau

Bupati Tuding Manajemen Tak Serius, Enam Perusahaan di Pelalawan Riau Tak Hadiri Rakor Karhutla

Enam perusahaan tidak hadir dalam rakor penanggulangan karhutla tahun 2020 yang digelar BPBD Pelalawan di auditorium lantai III kantor bupati.

Bupati Tuding Manajemen Tak Serius, Enam Perusahaan di Pelalawan Riau Tak Hadiri Rakor Karhutla
TRIBUNPEKANBARU/JOHANNES TANJUNG
Rapat koordinasi penanggulangan karhutla yang digelar Pemkab Pelalawan di auditorium lantai III kantor bupati, Kamis (23/1/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Enam perusahaan tidak hadir dalam rakor penanggulangan karhutla tahun 2020 yang digelar BPBD Pelalawan di auditorium lantai III kantor bupati, Kamis (23/1/2020).

Seluruh camat, instansi terkait, TNI, Polri, serta perusahaan-perusahaan yang beroperasi baik perkebunan maupun Hutan Tanaman Industri (HTI).

Saat Bupati Harris memberikan sambutan, ia langsung mengambil absensi acara khusus bagi perusahaaan. Harris memanggil kembali satu per satu perusahaan yang tidak datang.

"Ini ada 10 perusahan yang tak hadir, ternyata tinggal enam. Empat tak menandatangani absen tadi," terang Harris.

Enam perusahaan yang tak datang yakni PT Peputra Supra Jaya (PSJ), PT Guna Dodos, PT Pesawon Raya, PT Putra Riau Perkasa, PT Bukit Raya Pelalawan, dan PT Merbau Pelalawan Lestari.

Kapal Inka Mina Bantuan Kementerian Kelautan Disewakan Sehari Rp 500 Ribu di Meranti Riau

Air Mata Bupati Pelalawan Riau Bercucuran Teringat Anak Meninggal Tak Ada Biaya Berobat

PSK Hamil 9 Bulan Tetap Kerja Layani Pria Hidung Belang, Berpakaian Seksi, Turun Motor Pun Dituntun

Harris menuding jika manajemen perusahaan yang ogah datang itu tidak serius dalam menangani karhutla. Ia meminta Polres Pelalawan mencatat da menjadikan hal itu jadi pertimbangan.

"Ini tandanya tak serius. Kalau ada masalah nanti, kami lebih dulu melaporkannya ke pusat, karena lalai, diajak rapat tak mau datang," tegas Harris.

Harris telah berpengalaman dipanggil Bareskrim Mabes Polri karena lahan perusahaan terbakar pada tahun 2019 hingga akhirnya menjadi berita nasional.

Perusahaan yang dianggap lalai karena sering absen saat rapat penting dan setelah terjadi persoalan barulah mengaku ikut menanggulangi karhutla.

Harris menegaskan, usai rakor tingkat kabupaten ini masing-masing kecamatan harus menggelar rapat serupa di daerahnya.

Untuk menjabarkan kembali secara rinci terkait langkah antisipasi dan penanggulangan karhutla. Sebab musim kemarau tahun ini lebih ekstrem dibanding 2019 lalu.

"Dari data yang saya terima, embung air ada 376 dan kanal blocking. Para camat harus tahu lokasinya di mana saja dan dilaporkan, mempermudah koordinasi jika terjadi karhutla," tegasnya.

Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasyim Risahondua SIK menyebutkan, pada 2019 hanya 3 dari 12 kecamatan yang tidak terkena dampak karhutla yakni Bandar Petalangan, Bandar Seikijang, dan Pangkalan Lesung. Sedangkan 9 kecamatan lagi hampir merata terjadi karhutla.

"Untuk 2020 ini, sepanjang Januari lahan yang terbakar mencapai 11 hektare. Dibandingkan daerah lain yang sudah ratusan hektare, kita lebih rendah," kata Kapolres Hasyim.

Tim gabungan, lanjut Hasyim, sangat solid dan cepat tanggap jika terjadi karhutla. (joe)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved