Kasus Narkoba di Riau

FOTO: Kasus Narkoba di Riau, BNNP Tangkap Pengedar

Tim Bidang Pemberantasan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, menangkap seorang pemuda berinisial RAW alias Robi (22).

FOTO: Kasus Narkoba di Riau, BNNP Tangkap Pengedar - foto_kasus_narkoba_di_riau_bnnp_tangkap_pengedar_1.jpg
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Brigjen Untung Subagyo saat memimpin ekspos terkait penangkapan pengedar narkoba di Kantor BNNP Riau, Kamis (23/1/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).
FOTO: Kasus Narkoba di Riau, BNNP Tangkap Pengedar - foto_kasus_narkoba_di_riau_bnnp_tangkap_pengedar_2.jpg
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Brigjen Untung Subagyo saat memimpin ekspos terkait penangkapan pengedar narkoba di Kantor BNNP Riau, Kamis (23/1/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).
FOTO: Kasus Narkoba di Riau, BNNP Tangkap Pengedar - foto_kasus_narkoba_di_riau_bnnp_tangkap_pengedar_3.jpg
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Brigjen Untung Subagyo saat memimpin ekspos terkait penangkapan pengedar narkoba di Kantor BNNP Riau, Kamis (23/1/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).
FOTO: Kasus Narkoba di Riau, BNNP Tangkap Pengedar - foto_kasus_narkoba_di_riau_bnnp_tangkap_pengedar_4jpg.jpg
Tribun Pekanbaru/Doddy Vladimir
Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Brigjen Untung Subagyo saat memimpin ekspos terkait penangkapan pengedar narkoba di Kantor BNNP Riau, Kamis (23/1/2020). (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).

PEKANBARU - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, Brigjen Untung Subagyo saat memimpin ekspos terkait penangkapan pengedar narkoba di Kantor BNNP Riau, Kamis (23/1/2020).

Tim Bidang Pemberantasan dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau, menangkap seorang pemuda berinisial RAW alias Robi (22).

Petugas juga mengamankan barang bukti sabu, dengan berat total 3,5 kg lebih, 6.885 butir pil ekstasi warna pink, dan ratusan kapsul kosong, yang biasa digunakan untuk obat atau vitamin, termasuk belasan botol cairan alkohol 70 persen. (www.tribunpekanbaru.com/Doddy Vladimir).

Penulis: Dodi Vladimir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved