Breaking News:

Kapal Karam di Perairan Riau

HELIKOPTER Super Puma TNI Dikerahkan, Pencarian Korban Kapal TKI Ilegal Karam di Perairan Riau

Heli Super Puma sudah dalam proses persiapan. Sudah Lanud Roesmin Pekanbaru untuk segera terbang ke lokasi. Sementara untuk alut kapal (KN RB 218)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nolpitos Hendri
TribunPekanbaru/Melvinas Priananda
HELIKOPTER Super Puma TNI Dikerahkan, Pencarian Korban Kapal TKI Ilegal Karam di Perairan Riau-Ilustrasi helikopter super puma 

Helikopter Super Puma TNI Dikerahkan, Pencarian Korban Kapal TKI Ilegal Karam di Perairan Riau

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Basarnas Pekanbaru berkoordinasi dengan TNI AU, guna meminta bantuan pengerahan helikopter Super Puma.

Heli ini dioperasikan di sekitaran lokasi kapal pengangkut 20 orang diduga TKI ilegal yang karam di perairan Tanjung Medang, Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau,pada Kamis (23/1/2020).

Dimana, dari 20 orang muatan, sebanyak 10 orang dinyatakan hilang di laut.

"Heli Super Puma sudah dalam proses persiapan. Sudah Lanud Roesmin Pekanbaru untuk segera terbang ke lokasi. Sementara untuk alut kapal (KN RB 218) masih di lokasi melakukan searching (pencarian)," sebut Ishak, Kepala Basarnas Pekanbaru saat dihubungi Tribun, Kamis siang.

Berdasarkan perkembangan di lapangan dibeberkan Ishak, satu orang korban sudah berhasil ditemukan.

"Satu orang korban ditemukan, hanya saja identitasnya belum diketahui. Saat ini masih proses evakuasi dari air ke daratan. Kondisinya sudah meninggal dunia," ucapnya.

Lanjut Ishak, maka sampai saat ini, korban yang masih dinyatakan hilang, jumlahnya 9 orang.

Disinggung soal kronologis kejadian, Ishak mengaku dirinya tidak tahu persis, karena terkait itu merupakan wewenang dari aparat kepolisian.

"Tujuan dari mana ke mana, krologisnya seperti apa. Mungkin bisa ditanyakan ke kepolisian," ucapnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved