Kapolri Idham Aziz Tunjuk Mantan Ketua KPK, Agus Rahardjo Jadi Penasehat, Ini Tujuannya

Kapolri, Idham Aziz menunjuk mantan Ketua KPK, Agus Rahardjo sebagai penasihat ahli dalam penanganan korupsi.

TRIBUNNEWS/HERUDIN
Agus Rahardjo. 

Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan, budaya independensi pegawai KPK telah dibangun sejak lembaga anti-rasuah berdiri.

Untuk itu, Agus Rahardjo meyakini budaya tersebut tidak akan berubah meski nantinya para pegawai berstatus sebagai ASN.

"Sebetulnya saya meyakini budaya KPK. Budaya KPK ini kan check and balances-nya sangat-sangat kuat."

"Pimpinannya kemudian apa pun statusnya dia, apakah dia seperti pegawai yang dulu maupun ASN."

"Itu saya meyakini independensi dia masih sangat kuat. Oleh karena itu saya kok tidak khawatir itu walaupun nanti dia ASN mereka akan kehilangan independensi."

"Itu budaya sejak KPK berdiri tahun 2003. Rasanya sudah cukup kuat," ujar Agus Rahardjo kepada wartawan, Kamis (21/11/2019).

Sejumlah kalangan khawatir para pegawai KPK rentan dikontrol dan tidak independen dalam menjalankan tugasnya karena status ASN.

Hal ini lantaran dengan menjadi ASN, para pegawai KPK dapat dengan mudah dirotasi dan dimutasi ke lembaga atau instansi lain saat tengah menangani suatu perkara.

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Agus Rahardjo tetap meyakini independensi KPK akan tetap terjaga.

Agus Rahardjo bersama pimpinan KPK Jilid IV mengaku sudah memulai program integrity official, yakni menempatkan pegawai yang integritasnya sudah teruji di instansi lain.

Melalui program tersebut, KPK berharap nilai-nilai anti-korupsi dapat disebarkan di instansi tersebut.

"Jadi kalau tidak ada jeleknya, kemudian teman-teman senior KPK yang integritasnya sudah teruji, mempunyai kapastitas yang sesuai dengan tempat itu."

"Dan misalkan kemudian ditempatkan di BUMN-BUMN besar untuk mengubah budaya mereka kemudian lebih baik," papar Agus Rahardjo.

"Itu kan tak tertutup kemungkinan seperti itu, dan itu dulu sudah pernah direncanakan."

"Malah kita belum mulai, ada salah satu direktur keuangan mana itu malah ngambil dari kita."

"Mestinya kita mulai dulu itu malah mereka sudah duluan mulai mengambil."

"Jadi program itu memang menjadi program pimpinan-pimpinan yang sekarang ini."

"Mudah-mudahan nanti diteruskan oleh pimpinan berikutnya," harapnya.

Agus Rahardjo mengatakan, pihaknya saat ini sudah membentuk tim transisi peralihan status pegawai KPK yang diketuai Sekjen KPK Cahya Hardianto Harefa.

Tim transisi ini akan membahas mengenai peralihan status pegawai dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kempan RB).

"Negosiasi perundingan terus berjalan, harapan kita semua dikonversi menjadi ASN."

"Kemudian langkah apa supaya konversi itu bisa terwujud itu pasti nanti akan dilakukan langkah-langkah berikutnya," jelas Agus Rahardjo.

Tim transisi akan memformulasikan langkah konversi pegawai.

Namun, Agus Rahardjo belum dapat merinci mengenai hal tersebut, karena proses pembahasan dengan Kemenpan-RB masih berjalan.

"Kesepakatan belum. Kami masih berunding terus dengan teman-teman," ucapnya. (Fransiskus Adhiyuda)

Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Tunjuk Mantan Ketua KPK Agus Rahardjo Jadi Penasihat Ahli, Kapolri Disebut Ingin Memajukan Bangsa.

Editor: Ilham Yafiz
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved