Kasus Narkoba di Riau

Kasus Narkoba di Riau, Polres Kepulauan Meranti Amankan Sejumlah Orang

Tersangka yang diamankan yaitu berinisial IQ (24), ZF (33) dan ZR (27), Dimana ketiga pria tersebut merupakan warga Selatpanjang.

Kasus Narkoba di Riau, Polres Kepulauan Meranti Amankan Sejumlah Orang
Polres Kepulauan Meranti
Tersangka IQ (24), ZF (33)   ZR (27) yang warga Selatpanjang dan EF (39) yang diamankan Polres Kepulauan Meranti.   

MERANTI - Polres Kepulauan Meranti melakukan  pengungkapan kasus Narkotika jenis sabu-sabu yang terjadi di dua lokasi berbedaPertama adalah pengungkapan penyalahgunaan narkotika yang ditangkap pada Rabu (22/1/2020) sekitar pukul 01.30 WIB dini hari dari dalam rumah yang terletak di jalan Kelapa Gading Kelurahan Selatpanjang Timur Kecamatan Tebing Tinggi, Kepulauan Meranti.

Tersangka yang diamankan yaitu berinisial IQ (24), ZF (33) dan  ZR (27), Dimana ketiga pria tersebut merupakan warga Selatpanjang.

Dari pemeriksaan terhadap para tersangka diamankan 1 (satu) buah kaca pirek berisikan sisa pemakaian diduga narkotika jenis sabu-sabu setelah ditimbang berikut dgn kaca pireknya dgn *berat kotor ± 2,54 gram,  2 (dua) buah kaca pirek, 1 (satu) set alat hisapN8 (Bong), 1 (satu) buah kotak rokok merek sampurna mild, 1 (satu) buah kotak rokok kaleng merek Gudang garam merah tempat menyimpan sabu-sabu utk diedarkan, 3 (tiga) buah sendok takar terbuat dari kertas, 3 (tiga) buah sendok takar terbuat dari pipet, 12 (dua belas) plastik klep warna bening, 2 (dua) buah mancis, 1 (satu) unit hp merek samsung Galaxy warna hitam, 1 (satu) unit HP merek Bellphone warna biru dongker, 1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha VIXION warna putih nomor polisi BM 5238 XB.

Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat mengatakan penangkapan dilakukan atas dasar informasi dari masyarakat. "Bahwa di sebuah rumah milik pelaku ZF sering dijadikan tempat transaksi narkotika, kemudian anggota Opsnal Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan dan disaat yang tepat tim melihat 2 (dua) orang laki-laki dengan gerak gerik mencurigakan akan melakukan transaksi untukk mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu," ungkap Kapolres Kamis (23/1/2020).

Ketika tim melakukan pengejaran, kedua  pelaku sempat dengan sengaja membuang barang bukti sabu-sabu kedalam hutan rawa semak belukar yang ada di TKP penangkapan. "Setelah dilakukan pencarian dan penggeledahan badan pelaku dan di sekitar lokasi penangkapan dengan didampingi Ketua RT dan Masyarakat," ujar Kapolres.

Selanjutnya Tim dan Ketua RT setempat melakukan penggeledahan rumah pelaku ZF yang sering dijadikan pelaku tempat transaksi narkoba, dimana ketika tim sampai di rumah pelaku, tim juga mengamankan 1 (satu) orang laki-laki ZR yang sedang berada didalam rumah dan berikut ditemukan barang bukti sebagaimana tersebut di atas.

"Bahwa dari pengakuan para pelaku mendapatkan Narkotika jenis sabu-sabu tersebut untuk diedarkan dari B (DPO), selanjutnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Mako Polres Kepulauan Meranti guna proses penyidikan lebih lanjut," ujar Kapolres.

Melalui hasil pemeriksaan peran tersangka sebagai lengedar / kurir / pengguna sabu-sabu. Tersangka pada saat ditangkap mengaku sebelumnya sedang membawa narkotika jenis sabu-sabu yang rencananya akan diantarkan kepada pembeli dan ketika ditangkap BB dibuang oleh tersangka.

"Tersangka mengaku mendapatkan diduga narkotika jenis sabu-sabu dari B (DPO) dan akan diedarkan di seputaran kota Selatpanjang," tutur Kapolres.

Sebelumnya pihak Kepolisian juga mengamankan seorang pria dengan kasus serupa. Dimana pada Rabu (8/1/2020) telah ditangkap EF (39) warga Desa Banglas Kecamatan Rangsang, Kepulauan Meranti.

Dari tangan tersangka diamankan 1 (satu) Paket kecil diduga Narkotika jenis sabu-sabu dengan berat kotor ± 0.15 gram, 1 (satu) helai celana jeans pendek warna biru dongker, 1 (satu) unit handphone merk asus warna rose gold, 1 (satu) Unit Sepeda motor merek Jupiter Z warna hitam

Kapolres Kepulauan Meranti mengatakan mendapat informasi dari masyarakat bahwa AB yang juga merupakan target operasi di dalam rumahnya sering dijadikan tempat transaksi narkoba. "Kemudian anggota Opsnal Sat Resnarkoba melakukan penyelidikan dan disaat yang tepat maka tim langsung melakukan tindakan upaya paksa/penangkapan terhadap pelaku," ujar Taufiq.

EF diketahui bertindak selaku kurir yangg saat itu berada dirumah AB (DPO),  namun pemilik rumah AB dapat melarikan diri dengan membawa barang bukti sabu-sabu ke arah hutan semak yang berada di samping rumahnya.

"Setelah Tim melakukan pengejaran dan pencarian di dalam hutan semak tersebut dengan dibantu oleh masyarakat AB tidak dapat ditemukan, selanjutnya pelaku yg merupakan kurir berikut barang bukti dibawa ke Mako Polres Kepulauan Meranti guna proses penyidikan lebih lanjut," pungkas Taufiq. (Tribunpekanbaru.com/Teddy Tarigan)

Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved