Secara Bertahap, Tujuh Reklame Bando Jalan di Seluruh Pekanbaru Akan Dibongkar

Saat ini, baru satu reklame bando yang dibongkar sendiri oleh pemiliknya, yaitu yang berada di depan RBC di Jalan Riau.

Secara Bertahap, Tujuh Reklame Bando Jalan di Seluruh Pekanbaru Akan Dibongkar
tribun pekanbaru
Sebuah reklame bando jalan tak berizin di Jalan Soekarno-Hatta, Pekanbaru. 

tribunpekanbaru.com - Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru menyebutkan bahwa proses pembongkaran papan reklame besar yang melintang di badan jalan atau lebih dikenal dengan sebutan bando jalan, akan terus berlangsung secara bertahap.

Namun begitu, Dishub tetap mendesak pemilik papan reklame besar itu bersedia membongkar bando jalan milik mereka yang masih berdiri.

Data dari Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru, jumlah bando reklame saat ini yang masih melintang di jalanan Kota Pekanbaru masih ada delapan unit.

Saat ini, baru satu bando reklame yang masih dalam proses pembongkaran. Bando iklan ini berada di depan komplek Riau Bussines Centre (RBC) di Jalan Riau. Sedangkan tujuh unit bando reklame lainnya masih belum dibongkar.

Ketujuh reklame bando jalan ini menanti proses pembongkaran dari pemiliknya. Dinas Perhubungan sudah menyurati pemiliknya agar membongkar sendiri papan reklame bando tersebut.

Pembongkaran dilakukan karena sesuai regulasi yang memang tidak memperbolehkan adanya reklame bando melintang di badan jalan. Bando reklame tidak lagi diperbolehkan sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 20 Tahun 2010, tentang Pedoman Pemanfaatan dan Penggunaan Bagian Jalan. Regulasi ini memuat bahwa keberadaan reklame bando jalan sudah tidak diperbolehkan lagi.

"Kita akan melakukan pembongkaran secara bertahap satu per satu," jelas Kepala Bidang Keselamatan Teknik Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Pekanbaru, Tengku Ardi Dwisasti, Kamis (23/1).

Menurutnya, proses pembongkaran reklame bando di Jalan Riau ini sudah berlangsung sejak Selasa (22/1) malam lalu. Pembongkaran diawali dengan mencopoti lampu penerang, besi kerangka bando, hingga kabel-kabel yang ada di rangka bando tersebut.

Ardi menegaskan reklame bando jalan ini sudah tidak berfungsi lagi pasca pembongkaran beberapa bagian bando. Ia memastikan pengelola tidak bisa menggunakan lagi media beriklan tersebut.

Ardi menjelaskan, untuk tujuh reklame bando yang masih belum dibongkar, lokasinya menyebar di sejumlah ruas jalan di Kota Pekanbaru. Di antaranya ada satu bando reklame masih berdiri di Jalan Riau, dua di Jalan Soekarno-Hatta, dan dua lagi di Jalan Tuanku Tambusai. Kemudian ada satu lagi berdiri di Jalan Imam Munandar, dan di ruas Jalan Kaharuddin Nasution.

Halaman
12
Penulis: Fernando
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved