Berita Riau

Benih Padi Baru Tanam Terancam Busuk,Banjir Kuansing Riau Rusak Ratusan Hektare Sawah

Ratusan hektare sawah yang baru ditanami benih padi di Kecamatan Pangean, Kuansing, terancam busuk. Hal ini akibat banjir yang melanda wilayah itu.

Benih Padi Baru Tanam Terancam Busuk,Banjir Kuansing Riau Rusak Ratusan Hektare Sawah
Tribun Pekanbaru/Dian Maja Palti Siahaan
Warga Kuansing menuntun kerbau melewati banjir. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, TELUK KUANTAN - Ratusan hektare sawah yang baru ditanami benih padi di Kecamatan Pangean, Kuansing, terancam busuk. Hal ini akibat banjir yang melanda sejak Rabu (22/1/2020) lalu.

"Sawah di tempat kita baru siap tanam. Ini terancam busuk kalau banjir kelamaan," kata Camat Pangean Mahviyen Trikon Putra, Jumat (24/1/2020).

Dikatakannya, total ada sekitar 700 hektare sawah di Pangean. Jumat, banjir memang mulai surut. Namun masih ada genangan air terutama di persawahan.

Menurut Mahviyen, bila sampai lima hari sawah terendam air, maka kemungkinan besar benih padi yang baru ditanam akan busuk. Ini akan jadi masalah baru bagi warga.

"Masalahnya benih dapat dari mana lagi," tanyanya.

Sebab, katanya, benih padi yang baru ditanam sekarang ini merupakan benih yang masuk kategori stok terakhir. Ia memperkirakan, para petani tidak memiliki stok benih lagi.

Sebelumnya pihaknya sudah mengajukan benih padi ke Dinas Pertanian Kuansing. Namun hingga kini belum ada jawaban.

Mahviyen berharap, benih padi tidak busuk dan dapat berkembang. Sehingga para petani padi tidak merugi akibat banjir ini.

"Kita lihat beberapa hari ke depan. Semoga saja (benih padi) tidak busuk," harapnya.

Banjir di sejumlah wilayah Kuansing karena meluapnya Sungai Kuantan disebabkan curah hujan yang tinggi.

Halaman
123
Penulis: Dian Maja Palti Siahaan
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved