Pencarian Korban Kapal Karam

Pencarian Korban Kapal Karam, Jenazah Wanita yang Mengapung di Perairan Riau Dievakuasi

Saat tiba di Pelabuhan Pokala Dumai, mayat wanita tersebut langsung dibawa oleh Ambulans Dinas kesehatan menuju Rumah sakit umum daerah (RSUD) Dumai.

Pencarian Korban Kapal Karam, Jenazah Wanita yang Mengapung di Perairan Riau Dievakuasi
Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra
Tim Gabungan Basarnas dan Polair Dumai dan Bengkalis, berhasil menemukan korban jenazah seorang wanita yang mengapung di laut. Mayat wanita tiba di pelabuhan Pokala Dumai, pada Kamis (23/1/2020). 

DUMAI - Tim Gabungan Basarnas dan Polair Dumai dan Bengkalis, berhasil menemukan korban jenazah seorang wanita yang mengapung di laut Kamis kemarin.

Mayat wanita tiba di pelabuhan Pokala Dumai, pada Kamis (23/1/2020), pukul 18.15 Wib

Saat tiba di Pelabuhan Pokala Dumai, mayat wanita tersebut langsung dibawa oleh Ambulans Dinas kesehatan menuju Rumah sakit umum daerah (RSUD) Dumai.

Budi anggota Basarnas, menerangkan, perjalanan dari Rupat Utara menuju Kota Dumai, untuk mengevakuasi mayat wanita yang mengambang dilautan, memakan waktu sekitar dua Jam.

"Kita menggunakan kapal jenis rigit. Selama perjalanan menuju Dumai, kondisi normal dan ombak juga tidak tinggi," katanya, Kamis maghrib.

Tim Gabungan Basarnas dan Polair Dumai dan Bengkalis, berhasil menemukan korban jenazah seorang wanita yang mengapung di laut. Mayat wanita tiba di pelabuhan Pokala Dumai, pada Kamis (23/1/2020)
Tim Gabungan Basarnas dan Polair Dumai dan Bengkalis, berhasil menemukan korban jenazah seorang wanita yang mengapung di laut. Mayat wanita tiba di pelabuhan Pokala Dumai, pada Kamis (23/1/2020) (Tribun Pekanbaru/Donny Kusuma Putra)

Dirinya menerangkan, untuk kondisi mayat dalam keadaan utuh, dalam artian seluruh anggota tubuh lengkap, saat ini sudah dibawa ke RSUD Dumai.

Sebelumnya, Kapten Kapal Basarnas Pekanbaru wilayah kerja Dumai, Leni Tadika ketika, mengungkapkan, ‎mayat wanita yang menggunakan baju merah dan celana kain ini ditemukan tidak bernyawa dengan kondisi terlentang, Kamis (23/1/2019) sekira pukul 13.40 WIB.

Dirinya menduga wanita yang belum diketahui identitasnya tersebut merupakan satu dari 10 korban kapal pengangkut TKI non prosedural yang karam ketika hendak berangkat ke Malaysia dari Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis.

"Korban ditemukan tim pencarian tidak jauh dari lokasi karamnya kapal pengangkut TKI non prosedural tersebut dengan kondisi terlentang dan mengapung," ucapnya.

Leni menerangkan, sebelum menemukan jenazah wanita tersebut, tim lebih dulu menemukan dua Life jaket, penemuan Life jaket yang pertama itu dalam keadaan utuh, sedangkan yang kedua ditemukan dalam kodisi rusak atau koyak.

"Sampai saat ini tim gabungan masih melakukan upaya pencarian korban lainnya yang menurut laporan korban selamat saat tenggelam ada 10 orang penumpang kapal yang hilang," pungkasnya.
(tribunpekanbaru.com/donny kusuma putra)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved