Rabu, 22 April 2026
Pemko Pekanbaru
Super Hub Pemko Pekanbaru

Toko Emas Disatroni Maling

Polisi Pekanbaru Lakukan Olah TKP di Toko Emas yang Disatroni Maling

Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Toko emas Bintang Riau di komplek Pasar Dupa, Kota Pekanbaru yang disatroni pencuri, Jumat.

Penulis: Rizky Armanda | Editor: Ariestia
Tribun Pekanbaru/Rizky Armanda
Petugas saat melakukan olah TKP di toko emas Bintang Riau di komplek Pasar Dupa Pekanbaru yang disatroni pencuri, Jumat (24/1/2020). 

PEKANBARU - Aparat kepolisian dari Unit Reskrim Polsek Bukit Raya, bersama tim identifikasi dari Polresta Pekanbaru, melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Toko emas Bintang Riau di komplek Pasar Dupa, Kota Pekanbaru yang disatroni pencuri, Jumat (24/1/2020).

Tampak petugas memasang police line (garis polisi) di pintu depan toko.

Petugas juga memintai keterangan pemilik toko, serta sejumlah saksi di lokasi.

Selain itu, tim identifikasi juga mengambil sejumlah dokumentasi dan sidik jari yang menempel di beberapa bagian di toko itu.

"Kita lakukan olah TKP dulu, mengumpulkan informasi," kata Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya, Iptu Slamet yang ditemui di lokasi.

BREAKING NEWS: Toko Emas Bintang Riau di Pasar Dupa Pekanbaru Disatroni Maling

Menurut informasi, peristiwa terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.

Disebutkan pemilik toko emas, Andi, saat itu dirinya pulang ke rumah, dengan maksud hendak bersiap melaksanakan salat Jumat.

Sementara istrinya, tetap berada di toko.

"Setiap Jumat seperti itu. Kalau saya bilang mungkin pelakunya sudah digambarnya (situasi). Setelah selesai Jumat, jemput istri lagi mau tutup toko," jelasnya saat diwawancarai di lokasi.

Singkat cerita, sang istri lalu pergi meninggalkan toko, mau mengambil belanjaan yang tertinggal.

Pintu toko saat itu sempat dikunci dari luar.

"Lebih kurang 7 menit lah kejadiannya. Pelaku masuk dari belakang (toko). Pas istri saya mau buka pintu toko lagi, tiba-tiba orang itu (pelaku) melompat keluar. Ini sudah habis, dari sini ke situ," beber Andi, sambil menunjukkan etalase yang sudah kosong.

Menurut Andi, pelaku yang masuk ke tokonya berjumlah satu orang.

"Istri saya takut dia. Yang masuk satu orang. Tapi tidak tahu kalau dia ada kawan. Sudah lihat tadi ciri-cirinya lewat CCTV. Dia pakai penutup wajah (masker)," jelasnya.

Ditanyai soal kerugian akibat peristiwa ini, Andi belum bisa menaksir.

Hanya saja, pelaku diketahui mengambil cincin, gelang dan rantai. "Itu yang diambilnya," bebernya.(Tribunpekanbaru.com/Rizky Armanda).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved