RESMI, PP Muhammadiyah Haramkan Rokok Elektrik: Unsurnya Menjatuhkan Diri Dalam Kebinasaan

dengan mengeluarkan fatwa mengenai larangan rokok elektronik, atau sering disebut vape. Larangan ini dikeluarkan oleh Majelis Tarjih pada 14 Januari 2

shutterstock
RESMI, PP Muhammadiyah Haramkan Rokok Elektrik: Unsurnya Menjatuhkan Diri Dalam Kebinasaan 

RESMI, PP Muhammadiyah Haramkan Rokok Elektrik: Kandungannya Menjatuhkan Diri Dalam Kebinasaan

Tidak hanya dari nikotin, bahaya rokok elektrik juga akan muncul dari sisa-sisa zat berbahaya, yang berterbangan di udara.

Zat tersebut bisa membahayakan paru-paru apabila terhirup. Salah satu zat yang dilaporkan muncul sebagai sisa dari rokok elektrik adalah diacetyl.

===

TRIBUNPEKANBARU.COM - Muhammadiyah, resmi melabeli e-cigarette dengan stempel haram, lewat fatwa tegasnya.

Melalui pertemuan dalam rangka dukungan terhadap regulasi kawasan tanpa rokok di Kantor PP (Pimpinan Pusat) Muhammadiyah, Yogyakarta, Jumat (24/1/20), Majelis Tarjih dan Tajdid seakan meneguhkan posisi Muhammadiyah, terhadap fenomena rokok ini.

Anggota Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, Wawan Gunawan Abdul Wahid, menandaskan, antara rokok konfensional, maupun elektrik, memiliki dampak yang sama-sama membahayakan kesehatan.

Karena itu, pihaknya pun merasa perlu mengambil sikap.

"Ya, dengan mengeluarkan fatwa mengenai larangan rokok elektronik, atau sering disebut vape. Larangan ini dikeluarkan oleh Majelis Tarjih pada 14 Januari 2020 di Yogyakarta," tandasnya, Jumat (24/1/20).

Ilustrasi rokok elektrik.
Ilustrasi rokok elektrik. (NET)

Hal ini sekaligus mempertegas fatwa yang dikeluarkan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah 2010 lalu, tentang hukum merokok.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Ridho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved