Yasonna Laoly Dilaporkan ke KPK, ICW: Ada Keterangan yang Tidak Benar Disampaikan oleh MenkumHAM

Yosanna mengatakan jika Harun Masiku telah keluar dari Indonesia tanggal 6 Januari 2020 namun CCTV mengatakan hal yang berbeda

Yasonna Laoly Dilaporkan ke KPK, ICW: Ada Keterangan yang Tidak Benar Disampaikan oleh MenkumHAM
Kompas.com
Yasonna Laoly Dilaporkan ke KPK, ICW: Ada Keterangan yang Tidak Benar Disampaikan oleh MenkumHAM 

TRIBUNPEKANBARU.COM - Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dilaporkan ke KPK oleh Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama koalisi masyarakat sipil antikorupsi, Kamis (23/1/2020) kemarin.

Laporan tersebut lantaran ICW menduga jika Yosanna menyebarkan informasi tidak benar terkait keberadaan tersangka kasus dugaan korupsi pergantian antar waktu (PAW) DPR RI dari PDIP, Harun Masiku.

"Kita melihat ada keterangan yang tidak benar disampaikan oleh Yasonna Laoly," ujar Kurnia seperti dikutip dari tayangan yang diunggah di kanal YouTube KompasTV, Kamis (23/1/2020).

"Dia mengatakan, bahwa Harun Masiku telah keluar dari Indonesia tanggal 6 Januari 2020 dan belum ada data terkait dengan itu," katanya.

Namun, pada Rabu (22/1/2020) kemarin, Dirjen Imigrasi Ronny Sompie mengakui bahwa Harun Masiku telah tiba di Indonesia pada Selasa (7/1/2020).

"Baru kemarin mereka mengatakan dengan berbagai alasan, menyebut ada sistem yang keliru dan lain-lain," kata Kurnia.

Kurnia lantas menyebut, alasan Yasonna bersama Ditjen Imigrasi yang terlambat mengakui keberadaan Harun Masiku telah berada Indonesia tidak masuk akal.

"Tidak masuk akal gitu lho alasan Kementerian Hukum dan HAM."

"Sebenarnya kan persoalannya sederhana mereka tinggal cek CCTV di bandara saja apakah benar temuan-temuan atau petunjuk yang diberikan oleh Tempo."

"Tapi itu juga tidak ditindaklanjuti dengan baik," jelas Kurnia.

Halaman
123
Editor: Guruh Budi Wibowo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved