Pesan Kapolda Riau untuk Calon TKI: Sebaiknya Lewat Jalur Resmi

Kapolda Riau mengimbau kepada masyarakat, jika ingin menjadi TKI, hendaknya melalui jalur dan mekanisme resmi yang ditentukan.

Pesan Kapolda Riau untuk Calon TKI: Sebaiknya Lewat Jalur Resmi
istimewa
Dua orang terduga pelaku yang diamankan. Diduga mereka berperan sebagai penampung dan penyalur TKI ilegal (istimewa) 

Pesan Kapolda Riau untuk Calon TKI: Sebaiknya Lewat Jalur Resmi

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Polres Bengkalis sudah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus karamnya kapal pengangkut TKI ilegal di perairan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau.

Dimana kapal dengan muatan sebanyak 20 orang itu, bertolak dari Pulau Rupat menuju Malaysia.

"Sudah ditetapkan dua tersangka, inisial MZ dan JF. Kita ingin proses penegakkan hukum ini berjalan dengan baik," kata Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Sabtu (25/1/2020).

Terkait kasus ini, Irjen Agung mengimbau kepada masyarakat, jika ingin menjadi TKI, hendaknya melalui jalur dan mekanisme resmi yang ditentukan.

"Karena semua akan terjamin, baik keberangkatan dan kepulangan. Termasuk bila ada masalah di lokasi tempat dia bekerja," ungkap Agung lagi.

Untuk dua tersangka itu dibeberkan Kapolda, mereka berperan sebagai penampung.

"Mereka menampung di rumahnya, di Rupat Bengkalis. Mereka mencari para korban di daerah Medan, Jawa, dan sekitar Pekanbaru. Semua itu menjadi hal yang kemudian kita konstruksikan dalam kejahatan yang dia lakukan," tegasnya.

Sedang Berlangsung, Video Live Liga Dangdut Indonesia 2020, Ini Profil Wiranti, Wakil Gorontalo

Disinggung soal indikasi jaringan para tersangka yang ada di Malaysia, Irjen Agung menyatakan hal itu masih akan didalami lebih lanjut.

Lebih jauh disebutkan Agung, kedua tersangka saat peristiwa nahas itu, tidak ikut bersama rombongan.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved