Berita Riau

Asap Masih Keluar dari Tanah,Tim Gabungan Lakukan Pendinginan di Lokasi Karhutla Bengkalis Riau

Asap masih keluar dari tanah di lokasi karhutla yang terbakar sejak 12 hari lalu di Bengkalis, Riau.

Asap Masih Keluar dari Tanah,Tim Gabungan Lakukan Pendinginan di Lokasi Karhutla Bengkalis Riau
Tribun Pekanbaru/Istimewa/Polres Bengkalis
Upaya pemadaman karhutla di Bengkalis Riau 

TRIBUNPEKANBARU.COM, BENGKALIS - Asap masih keluar dari tanah di lokasi karhutla yang terbakar sejak 12 hari lalu. Tim gabungan masih melakukan upaya pendinginan di Dusun Hutan Samak, Desa Titik Akar, Bengkalis.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bengkalid Tajul Mudaris, Minggu (26/1/2020) menjelaskan, hingga sore kemarin kondisi di lapangan memang timbul titik api, tapi berhasil dipadamkan.

"Sebagian petugas juga menyemprotkan air di titik asap yang keluar dari tanah. Tim melakukan ini agar tidak kembali timbul titik api yang signifikan," ungkap Tajul.

Sampai saat ini tim gabungan masih berjibaku di lokasi. Bahkan, ada perusahaan yang beroperasi di wilayah itu berupaya membawa alat berat ke lokasi karhutla.

"Alat berat ini untuk penyekatan dengan kanal agar api tidak melompat ke lahan yang tidak terbakar," terangnya.

Tekong dan 14 Penumpang Selamat,Korban Kapal Tenggelam di Bengkalis Riau, Satu Tewas dan Tiga Hilang

Banjir di Kuansing Riau Surut, Penyakit Kulit, Batuk dan Demam Serang Warga

Pagu Anggaran Miliaran Rupiah, Ada 8 Paket Proyek Dinas PUPR Pelalawan Riau Tahun 2019 Tak Selesai

Menurut Tajul, lahan yang terbakar masih sekitar 10 hektare. Namun kondisi cuaca di lapangan angin kencang dan cerah bisa diwaspadai agar tidak bertambah luas.

Tim gabungan juga melakukan pemadaman dititik api yang baru muncul di Desa Tanjung Punak tepatnya Dusun Sukajadi. Api baru muncul membakar lahan semak belukar seluas setengah hektare.

Pendinginan juga dilakukan tim gabungan di Kecamatan Bengkalis. "Perkiraaan kita luas lahan terbakar di sana, sampai saat ini lebih kurang 1,5 hektare," jelasnya.

Menurut Tajul, sampai hari ketiga upaya pemadamam masih dilakukan. Upaya pemadaman sedikit terhambat karena kondisi angin di lokasi cukup kencang.

"Selain itu air yang sedikit menjadi kendala untuk mempercepat pemadaman. Saat ini sudah lima embung yang dibuat guna melakujan pemadaman," terangnya.

Karhutla titik lain juga sempat muncul di Kecamatan Talang Mandau Desa Tasik Serai.

"Lahan yang sempat terbakar seluas tiga hektare di sana. Saat ini tim gabungan masih di lokasi melakukan pendinginan,"ucapnya.

Tajul menambahkan, selain pemadaman di lapangan, BPBD Bengkalis juga melakukan pemantauan daerah rawan karhutla. "Kita juga memantau titik hotspot secara online," tutup Tajul. (Tribunpekanbaru.com/muhammad natsir)

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved