Awas Gelombang Tinggi, KSOP Dumai Keluarkan Peringatan Dini Keselamatan Berlayar

KSOP Dumai mengeluarkan peringatan dini keselamatan berlayar, menyusul gelombang tinggi dan cuaca yang berubah-ubah.

Awas Gelombang Tinggi, KSOP Dumai Keluarkan Peringatan Dini Keselamatan Berlayar
tribunpekanbaru.com/Melvinas
Ilustrasi cuaca buruk

tribunpekanbaru.com - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Kepelabuhanan (KSOP) Kelas I Dumai, mengeluarkan peringatan dini keselamatan berlayar untuk mengantisipasi cuaca buruk.

Kepala KSOP Kelas I Kota Dumai, Herwanto, melalui Kasi Keselamatan Berlayar, Yuzirwan Nasution mengungkapkan, peringatan dini berupa Surat Edaran Nomor: UM.002/2/4/KSOP.Dmi/2020 itu, ditujukan kepada perusahaan pelayaran dan perusahaan keagenan kapal, nakhoda kapal, operator kapal, serta pengguna dan masyarakat maritim.

"Mengantisipasi gelombang pasang yang dapat terjadi setiap waktu dan kondisi cuaca yang berubah-ubah, kami mengimbau perusahaan pelayaran, operator kapal, dan keagenan, agar lebih menekankan dan mengutamakan unsur keselamatan pelayaran, dan senantiasa memantau perubahan cuaca," katanya Minggu (26/1).

Yuzirwan menganjurkan nakhoda kapal dan operator kapal serta pengguna dan masyarakat maritim, senantiasa memantau/memonitor informasi cuaca dari BMKG. "Kita juga mengimbau agar tidak memaksakan diri berlayar pada kondisi gelombangtinggi dan visibility (jarak pandang) sangat terbatas," kata pria yang biasa disapa Iwan tersebut.

Untuk kapal-kapal yang sedang berlayar pada kondisi gelombang tinggi dan cuaca buruk, segera mencari perlindungan ke tempat aman. Kepada nakhoda kapal, diminta mengirimkan posisi dan kondisi cuaca kepada Stasiun Radio Pantai secara terus-menerus.

Jika kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk berlayar, KSOP meminta kepada nakhoda, operator kapal, dan agen pelayaran untuk menunda keberangkatan pelayaran.

Namun jika terpaksa harus berlayar, mereka harus menggunakan dan mengoperasikan semua sarana navigasi dan semua sarana komunikasi secara optimal. Kapal-kapal tersebut juga diminta berlayar dengan kecepatan aman.

"Kepada operator dan nakhoda kapal penumpang kecepatan tinggi, mengoperasikan kapalnya harus benar-benar diawaki dengan cukup, jumlah penumpang yang dizinkan, serta barang tidak melebihi kapasitas yang diizinkan," sebutnya.

Iwan juga mengingatkan agar senantiasa memperhatikan perubahan cuaca sekitar dan memperhatikan stabilitas kapal. "Segera beri peringatan dini dan segera bertindak efektif serta tepat dalam menghadapi bahaya yang dapat terjadi secara cepat dan tiba-tiba," tambahnya. (dkp)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved