Bikin Ngilu, Foto Rontgent Pinggul Perempuan Karena Letakkan Kaki di Dashboard Mobil Saat Kecelakaan

seorang perempuan harus mengalami patah tulang pinggul karena kakinya berada di atas dashboard saat kecelakaan mobil terjadi

Bikin Ngilu, Foto Rontgent Pinggul Perempuan Karena Letakkan Kaki di Dashboard Mobil Saat Kecelakaan
Twentytwowords // Wales News Service
Berita viral hari ini - Pinggul perempuan ini harus dioperasi karena letakkan kaki di dashboard mobil saat kecelakaan. Ini foto scan x-ray-nya. 

Bikin Ngilu, Foto Rontgent Pinggul Perempuan Karena Letakkan Kaki di Dashboard Mobil Saat Kecelakaan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Pinggul perempuan ini harus dioperasi karena letakkan kaki di dashboard mobil saat kecelakaan. Ini foto scan x-ray-nya.

Kebiasaan menaruh kaki di atas dashboard mobil sendiri memang banyak dilakukan oleh penumpang di samping sopir.

Namun benar adanya jika menaruh kaki di atas dashboard mobil itu dilarang.

//

Karena kemungkinan yang tidak nihil, ketika menaruh kaki di atas dashboard seperti perempuan ini malah terjadi kecelakaan dan harus dioperasi.

Dilansir dari The Sun pada (24/1/2020), seorang perempuan harus mengalami patah tulang pinggul karena kakinya berada di atas dashboard saat kecelakaan mobil terjadi

Foto rontgen kecelakaan ini dibagikan oleh Sersan Ian Price, dari Dyfed, Wales.
Foto rontgen kecelakaan ini dibagikan oleh Sersan Ian Price, dari Dyfed, Wales. (Wales News Service)

Sebuah foto yang memperlihatkan scan / rontgen sinar-X (X-ray) ini dibagikan oleh Sersan Ian Price, dari Dyfed-Powys Police di Wales, U.K.

Foto tersebut menunjukkan salah satu tulang pada pinggul perempuan ini patah.

Juga terlihat tulang mengalami dislokasi dan bersarang di bawah pahanya.

//
// <\/scr"+"ipt>"); // ]]>

Gambar itu dibagikan oleh seorang polisi lalu lintas demi memperingatkan penumpang akan bahaya menaruh kaki mereka di dashboard mobil.

Sersan Price mengatakan:

"Ini adalah rontgen dari cedera mengerikan yang diderita oleh penumpang kursi depan yang kakinya di atas dashboard saat tabrakan mobil."

"Jika Anda melihat penumpang melakukan hal tersebut, berhenti mengemudi dan tunjukkan pada mereka (foto ini)."

 

Ilustrasi meletakkan kaki di atas dashboard.
Ilustrasi meletakkan kaki di atas dashboard. (Twentytwowords)

Terlihat sendi perempuan itu tampak benar-benar keluar dari tempatnya di foto rongent tersebut.

Terlihat juga salah satu pinggul benar-benar keluar dari tempatnya.

Beberapa pecahan tulang juga terlihat di mana tulang paha perempuan tersebut patah.

Menempatkan kaki di dashboard saat mobil berjalan ini ternyata adalah tidak ilegal di Inggris.

Petugas bahkan dapat menuduh penumpang menghalangi kaca spion dan membuat kecelakaan terjadi.

Polisi tersebut juga memperingatkan bahwa bersantai dalam posisi seperti saat terjadi tabrakan dapat merusak hidup Anda.

Sebelumnya juga pernah diberitakan bahayanya menaruh kaki di atas dahsboard mobil, simak kisah dari Keally berikut ini.

Grainne Kealy kehilangan dahinya karena kecelakaan.
Grainne Kealy kehilangan dahinya karena kecelakaan. (Grainne Kealy via Ladbible)

Taruh Kaki di Dashbor Mobil Sebabkan Perempuan di Irlandia Harus Kehilangan Dahi Saat Kecelakaan 

Bagi sebagian Anda mungkin ada yang memiliki kebiasaan meletakkan kaki di dasbor mobil ketika menjadi penumpang.

Anda harus menghentikan kebiasaan tersebut karena seorang wanita di Irlandia telah membagikan pengalaman kecelakaan mengerikannya karena melakukan hal seperti itu.

Kecelakaan tersebut membuat bekas luka seumur hidup dan ia harus kehilangan dahinya.

Dalalam ladbible.com (31/3/2019), Graine Kealy yang saat kejadian itu masih berusia 22 tahun membagikan ceritanya.

Kealy sedang berkendara bersama kekasihnya di tahun 2017 lalu, menaruh kaki di dasbor mobil.

Posisi kaki Kealy ini juga berada di atas airbag ketika mobil yang mereka tumpangi menabrak dinding.

Dampaknya, airbag tak dapat mengembang ketika kecelakaan terjadi dan memaksa lutut Kealy menghantam wajahnya dengan keras, mematahkan setiap tulang wajahnya.

Kealy menjalani operasi usai kecelakaan.
Kealy menjalani operasi usai kecelakaan. (Grainne Kealy via Ladbible)

"Kakiku berada di atas airbag dan, aku tahu sekarang, airbag akan mengembang pada 200mph.

Kekuatan itu membuat lututku menghantam wajahku dengan sangat kuat.

Aku mematahkan hampir setiap tulang di wajahku. Aku mengalami kebocoran otak (disebut CSF (Cairan Serebrospinal)) dan aku juga kehilangan dua gigi," ujar Kealy pada Ladbible.

Meskipun Kealy menjalani operasi untuk memperbaiki wajahnya, ia kemudian ditemukan memiliki infeksi di dahinya.

Dokter pun terpaksa menghilangkan dahi Kealy. Ia kemudian hidup tanpa dahi selama bertahun-tahun.

Merasa tidak percaya diri dengan penampilannya, Kealy pun sempat takut untuk keluar rumah dan hanya mengurung diri.

"Untuk waktu yang lama, aku takut meninggalkan rumah. Aku menjadi semacam pertapa. Aku juga membeli topi untuk menutupinya. Aku khawatir tentang membenturkan kepala," tambahnya

Kealy kehilangan dahinya.
Kealy kehilangan dahinya. (Grainne Kealy via Ladbible)

Pada 2009, ahli bedah Rumah Sakit Beaumont, Dublin, berhasil merekonstruksi wajah Kealy dengan memasang dahi keramik.

Selain harus menjalani banyak operasi pasca kecelakaan itu, Kealy juga merasakan semacam 'efek domino.'

Banyak masalah kesehatan yang dialami oleh Kealy.

"Saya berakhir dengan batu empedu karena obat yang saya minum dan saya mengalami sakit kepala yang hampir konstan. Tampaknya ada masalah yang berbeda setiap tahun," Kealy.

Kealy yang saat ini telah menjadi ibu seorang anak berbicara untuk memperingatkan orang lain tentang bahaya meletakkan kaki di dasbor mobil saat menjadi penumnpang.

"Aku hanya ingin memperingatkan orang lain tentang betapa berbahayanya itu. Bukan berarrti Anda telah mengenakan sabuk pengaman dalam mobil itu akan aman. Anda harus duduk dengan benar," pungkas Kealy. (Tribunstyle/Dhimas Yanuar).

 

Editor: Firmauli Sihaloho
Sumber: TribunStyle.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved