Tak Mau Ganti Rugi 2 Kali, Pemprov Serahkan Lahan di Kawasan Unri ke PT HTJ

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memutuskan untuk menyerahkan lahan seluas 176.030 meter persegi di sekitar kawasan Universitas Riau (Unri).

Tak Mau Ganti Rugi 2 Kali, Pemprov Serahkan Lahan di Kawasan Unri ke PT HTJ
Tribunpekanbaru/dodivladimir
Ribuan mahasiswa dari Universitas Riau mendatangi kantor Gubernur Riau Kamis (13/9) sore. Ribuan Mahasiswa ini mengepung kantor Gubernur dari pintu depan dan pintu samping. Mahasiswa ini menyampaikan aspirasi terkait lahan kampus yang dieksekusi PT Hasrat Tata Jaya yang diduga akibat Pemprov Riau tidak melakukan ganti rugi. 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memutuskan untuk menyerahkan lahan seluas 176.030 meter persegi di sekitar kawasan Universitas Riau (Unri).

Karena proses hukum terkait kepemilikan lahan itu sudah dimenangkan PT Hasrat Tata Jaya (HTJ) berdasarkan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Keputusan ini diperkuat dengan Surat Penetapan Pengadilan Negeri Pekanbaru Nomor 26/Pdt/Eks-PTS/2011/PN-Pbr jo Nomor 75/Pdt/G/2007/PN-Pbr tanggal 12 Maret 2018.

Dalam diktum eksekusi terdapat perintah ganti rugi sebesar Rp36.981 miliar oleh Pemprov Riau sebagai Termohon Eksekusi.

Dalam diktum itu, Termohon Eksekusi diperintahkan untuk menganggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2018 atau menyerahkan tanah sengketa sebanyak lima bidang kepada PT HTJ setelah dikurangi tanah seluas 8.875 meter persegi milik DJKN Kementerian Keuangan.

Kepala Biro Hukum Setdaprov Riau, Ely Wardani saat dikonfirmasi membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya, dari kedua opsi yang ditawarkan, Gubri memilih untuk melepaskan lahan tersebut dengan alasan lahan tersebut sudah pernah diganti rugi.

Ajak Nasabah Nonton Dolittle, Bank bjb Sewa Satu Studio di Bioskop XXI Mal SKA

“Pemerintah Provinsi Riau mengambil opsi untuk mengembalikan tanah dengan mekanisme eksekusi dari pengadilan. Karena untuk opsi ganti rugi tidak mungkin dilakukan karena objek sengketa sudah pernah diganti rugi. Dan itu sesuai dengan arahan Gubernur Riau. Jadi kita tunggu saja bagaimana proses eksekusinya,” kata Ely Wardani akhir pekan lalu.

Dijelaskan Ely, di saat proses eksekusi lahan yang masih menunggu pihak PT HTJ melalui pengadilan, akan ada proses lainnya.

Karena terdapat sejumlah bangunan di atas lahan tersebut yang dibangun oleh pihak Unri selaku penerima hibah lahan tersebut.

Kondisinya Rusak, Dua Jalan Milik Pemprov Riau Ini Diusulkan Agar Diambil Jadi Jalan Nasional

Halaman
123
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Hendra Efivanias
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved