Breaking News:

Viral Foto Penampakan Pasar Tradisional Wuhan Tempat Satwa Liar Dibantai dan Dijual

Baru-baru ini, banyak beredar foto-foto binatang eksotis dikurung dalam sangkar kecil di pasar hewan liar di China.

Editor: Ariestia
Weibo via Dailymail.co.uk
Hewan liar yang dijual belikan di pasar hewan wuhan, China. 

Hal inilah yang menyebabkan para pedagang hewan mencambuk hewan hidup hingga mati, yang dipandang sebagai tanda kemewahan.

Dikutip TribunTravel dari laman Dailymail.co.uk, Minggu (27/1/2020), sejak merebaknya wabah corona di Wuhan, polisi diperintahkan untuk menegakkan hukum terhadap perdagangan dan konsumsi spesies eksotis.

Foto Suasana Pasar Tempat Coronavirus Berasal, Sayuran dan Hewan Jadi Satu, Katak Dipotong di Tempat.
Foto Suasana Pasar Tempat Coronavirus Berasal, Sayuran dan Hewan Jadi Satu, Katak Dipotong di Tempat. (South China Morning Post)

Pertanyaannya, mengapa kita tidak mengambil pelajaran dari wabah SARS (sindrom pernafasan akut) tahun 2002 yang juga disebabkan konsumsi hewan liar yang merebak di selatan Kota Guangzhou?

Banyaknya permintaan binatang liar untuk konsumsi di Asia, khususnya China, semakin mempercepat kepunahan banyak spesies.

Selain menimbulkan ancaman kesehatan bagi warga setempat, risiko pandemi global pun terus meningkat.

Menanggapi krisis di kota industri besar Wuhan, Kementrian Pertanian China pun mengeluarkan perintah agar kontrol perdagangan satwa liar diperketat.




(Ular dalam kurungan di sebuah pasar di Wuhan) (dailymail.co.uk)

Sementara itu, Lembaga Konservasi Margasatwa yang bermarkas di New York, menyerukan agar diakhiri semua pasar satwa liar, tidak hanya di China.

Penyakit zoonosis, atau yang berasal dari spesies lain, sebenarnya tidak hanya dari perdagangan satwa liar saja.

Pasalnya, rabies endemik dari berbagai spesies juga menjadi penyebab kematian terbesar di negara berkembang.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved