Illegal Logging

Modus Pelaku Illegal Logging di SM Kerumutan Dibongkar BBKSDA dan Polisi, Tak Jera Kerap Ditindak

Empat tersangka ini, terdiri dari 2 orang sopir truk pengangkut kayu ilegal, berinisial TC dan SC, dan 2 orang pemodal.

Foto/Istimewa
PENGUKURAN - Ahli dari Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BP2HP) Wilayah III Pekanbaru melakukan pengecekan dan pengukuran terhadap kayu ilegal dari SM Kerumutan November 2019 lalu. Empat orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu. 

PEKANBARU - Para pelaku illegal logging akan mendapatkan hambatan besar dalam melaksanakan perbuatan melanggar hukum mereka.

Sebab, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi bertekad tidak akan memberi celah pada pelaku perusak hutan ini.

Kapolda makin meradang saat mengetahui adanya aktivitas Ilog di kawasan hutan Riau, terutama setelah melihat wilayah hutan di Bengkalis dari atas helikopter.

Pasca menyaksikan langsung aktivitas illegal logging (Ilog) di daerah Bengkalis, Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi menegaskan, akan melakukan penyelidikan.

Hal itu didapatinya saat melihat secara langsung dari atas udara, ketika menumpang helikopter yang membawanya ke Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Senin kemarin.

"Tunggu tanggal mainnya, jangan sampai tikus lolos," ungkap Agung saat dikonfirmasi Tribunpekanbaru.com, Selasa (28/1/2020).

Sebelumnya akhir tahun lalu tim gabungan dari Polda Riau bersama Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau telah memproses kasus illegal logging (Ilog) yang terjadi di Kabupaten Pelalawan.

Dua unit truk pengangkut kayu olahan berbentuk papan hasil ilog, diamankan oleh petugas saat melintas di Desa Teluk Binjai, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, Jumat (22/11/2019) sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Dua orang sopir truk turut diamankan. Mereka berinisial TC dan SC.

Dalam pengembangan yang dilakukan petugas, dua pemodal juga ikut ditangkap. Keduanya adalah AN dan SU.

Halaman
123
Penulis: Rizky Armanda
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved