Illegal Logging di Bengkalis

Polres Bengkalis Siap Usut Dugaan Illegal Logging Temuan Kapolda Riau

Polres Bengkalis diminta untuk mengusut tuntas temuan Kapolda Riau terkait Illegal Logging

Polres Bengkalis Siap Usut Dugaan Illegal Logging Temuan Kapolda Riau
Polres Bengkalis
Kondisi lahan tTerbakar di Rupat Utara berhasil Dipadamkan dan dibantu hujan, Selasa (28/1/2020). 

BENGKALIS - Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Selasa (28/1/2020) menegaskan, akan melakukan penyelidikan pasca menyaksikan langsung aktivitas illegal logging (Ilog) di daerah Bengkalis.

Hal itu didapatinya saat melihat secara langsung dari atas udara, ketika menumpang helikopter yang membawanya ke Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, Senin kemarin. 

Terkait temuan Kapolda Riau kemarin, yang menemukan adanya dugaan perambahan lahan atau ilegal loging di kawasan lahan terbakar ini, Polres Bengkalis diminta untuk mengusut tuntas temuan ini.

"Kita akan lakukan penyelidikan terkait temuan ini, dugaan ada praktek ilegal loging," kata Kapolres Bengkalis AKBP Bengkalis Sigit Adiwuryanto, Selasa (28/1/2020).

Sementara itu kondisi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Desa Titik Akar Kecamatan Rupat Utara yang terjadi hampir tiga pekan terakhir berhasil dipadamkan.

Pemadaman dan pendinginan yang dilakukan tim gabungan sangat terbantu dengan terjadinya hujan sejak malam kemarin hingga pagi ini.

"Hari clear semua titik api dan Rupat Utara. Kita sudah keluar semua dari area Karhutla karena sudah dua malam di guyur hujan dititik titik Karhutla sudah padam," terang Kapolres.

Menurut dia, pemadaman hari ini merupakan hari terakhir yang kita lakukan di lapangan. Karena titik api dan asap sudah tidak ada lagi.

"Alhamdulillah hujan cukup lebat, dan kondisi gambut di lapangan sudah basah. Tadi masih ada sedikit asap yang keluar satu titik kita padamkan dengan lumpur juga sekalian, hingga siang ini sudah padam semua," terangnya.

Sigit mengatakan, luas lahan yang terbakar akibat Karhutla ini diperkirakan seluar sepuluh hektare.

"Sampai saat ini kita perkirakan luas lahan terbakar kemarin sampai sepuluh hektare," terang Kapolres.

(Tribunpekanbaru.com/Muhammad Natsir).

Penulis: Muhammad Natsir
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved