Breaking News:

Antisipasi Virus Corona

LAPORAN Langsung dari Wuhan China, Mahasiswa Asal Riau Kirim Surat ke Pemprov Riau, Ungkap Soal Ini

Salah seorang mahasiswa asal Riau di Wuhan, Langen Nidhana Meisyalla melalui surat resmi yang dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Riau

Tribun Pekanbaru/Instagram.com/@langennidhanameisyalla
LAPORAN Langsung dari Wuhan China, Mahasiswa Asal Riau Kirim Surat ke Pemprov Riau, Ungkap Soal Ini 

LAPORAN Langsung dari Wuhan China, Mahasiswa Asal Riau Kirim Surat ke Pemprov Riau, Ungkap Soal Ini

TRIBUNPEKANBARU.COM, PEKANBARU - Enam mahasiswa asal Riau yang saat ini masih terisolasi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok China akibat virus corona menyampaikan rasa terimakasihnya kepada Pemprov Riau yang sudah menunjukkan kepeduliannya kepada mereka.

Seperti yang disampaikan oleh salah seorang mahasiswa asal Riau di Wuhan, Langen Nidhana Meisyalla melalui surat resmi yang dikirim ke Dinas Kesehatan Provinsi Riau.

Langen menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gubernur Riau Syamsuar, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution, Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya, Biro Kesra Prov Riau Masrul Kasmy, Kadis Kesehatan Mimi Yuliani Nazir dan Kadis Sosial Dahrius Husin serta Kadis Pendidikan Rudyanto.

"Izinkan melalui surat ini saya Langen Nidhana Meisyalla mewakili 6 orang (1 anak usia 5 tahun) Masyarakat Riau di Wuhan China menyampaikan Salam dan Takzirn kepada Bapak Gubernur Riau beserta jajaran pemerintah Provinsi Riau. Semoga selalu dalam lindungan dan berkah Allah SWT," kata Langen dalam surat tersebut.

Selain itu, Langen juga menyampaikan, bahwa pertanggal surat ini disampaikan keadaan enam warga Riau di Wuhan dalam kondisi sehat wal afiat dalam situasi wabah virus Corona (2019 NCoV).

Sejak awal kemunculan wabah, Pemerintah Pusat diwakili oleh KBRI Beijing telah menjalin komunikasi, dan pada 27 Januari 2020 Pemerintah Provinsi Riau diwakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi sudah melakukan kontak dengan enam warga Riau di Wuhan.

"Dilanjutkan hingga tengah malam kemarin dengan Biro Kesra Pemprov Riau yang memandu kami sehingga bantuan berupa uang tunai Alhamdulillah sudah kami terima. Semoga rasa, pikir, upaya, dan tindakan nyata ini membantu kami bertahan hingga proses evakuasi pemerintah pusat dilaksanakan. Untuk segala perhatian, tindakan cepat tanggap serta kerja keras bapak, ibu dan jajaran Pemerintah Provinsi, kami haturkan penghormatan yang tinggi juga terimakasih tak terhingga kepada Pemerintah Provinsi Riau serta Masyarakat Riau," tulis Langen.

Sementara salah seorang mahasiswa asal Riau yang saat ini berada di Wuhan, Rio Alfi mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Riau yang sudah memberikan bantuan kepada dirinya dan kelima rekannya sesama mahasiswa di Wuhan.

Melalui akun media sosialnya, Rio menuliskan ucapan terimakasih kepada Gubernur Riau, Syamsuar, Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution, Sekdaprov Riau Yan Prana Jaya, Biro Kesra, Masrul Kasmy, Kadiskes Mimi Yuliani, Kadinsos Dahrius Husin, serta Kadis Pendidikan Rudiyanto.

"Yang telah memberikan dana bantuan sebesar Rp 60 juta kepada putra-putri Riau yang saat ini masih terisolasi di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok akibat virus corona," tulis Rio melalui akun medsosnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau memberikan bantuan kepada enam orang mahasiswa berada di Wuhan, Cina.

Enam mahasiswa asal Riau ini tidak bisa keluar dari kota Wuhan karena wilayah tersebut masih terisolasi.

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Yan Prana Jaya, Rabu (29/1/2020) mengatakan, bantuan kepada enam mahasiswa yang terisolasi di Wuhan, Cina akibat wabah virus corona tersebut dilakukan sebagai bentuk keprihatinan Gubernur Riau kepada warganya yang berada di Wuhan.

Gubri memerintahkan jajarannya untuk segera menyalurkan bantuan kepada enam warga Riau yang saat inu berada di Wuhan tersebut.

"Pak Gubernur itu paling tak bisa mendengar orang kesusahan. Beliau pasti mau membantu," kata Yan Prana.

Itu sebabnya, terhadap nasib enam mahasiswa asal Riau itu, Gubri langsung memberikan bantuan dana untuk membantu meringankan beban mereka.

"Dari informasi yang kita terima, harga-harga mulai naik karena stok makanan mulai terbatas. Itu sebabnya, Pak Gubernur memberikan bantuan dana untuk meringankan beban mereka. Mudah-mudahan bermanfaat," katanya.

Sementara Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Dahrius Husin kepada Tribun mengatakan, enam mahasiwa Riau yang terisolasi di Wuhan, China akibat wabah virus corona mendapatkan dana bantuan sosial tak terencana berupa uang senilai Rp10 juta.

Dana bantuan sosial tak terencana tersebut, sudah ditransfer tadi malam pada pukul 01.00 dini hari, melalui Bank Riaukepri ke Bank China.

"Sudah tadi malam ditransfer melalui Bank Riaukepri ke Bank China. Nilainya masing-masing mendaptkan bantuan dana Rp10 juta," kata Dahrius.

Uang bantuan sosial tak terencana sebesar Rp 10 juta tersebut, langsung diterima melalui rekening masing-masing.

Diharapkan, dengan kondisi keterisolasian yang diberlakukan pemerintah China, untuk menangkal penyebaran virus mematikan tersebut, dapat mengurangi beban mahasiswa Riau di Wuhan.

"ini tentu bentuk keprihatinan pak Gubernur Riau. Makanya, begitu setelah dipastikan soal kondisi dan pertimbangan kemanusiaan, pak Gubernur perintahkan mencairkan dana bantuan kepada enam mahasiswa Riau di Wuhan," ujarnya.

Pihaknya memastikan penyaluran bantuan tidak terencana tersebut sudah sesuai aturan.

Sebab sebelum bantuan tersebut disalurkan sudah dilakukan kajian oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Institusi itu yakni Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan (Diskes) dan Dinas Sosial (Dinsos).

Tiga OPD ini terlebih dahulu memberikan rekomendasi sebagai syarat dari pencairan.

Antisipasi Virus Corona Wuhan China - Tribunpekanbaru.com / Syaiful Misgiono.

Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved