Berita Riau

Sempat Viral Video Guru di Riau Bertaruh Nyawa untuk Pergi Mengajar, Ini Bantuan dari Pemkab Meranti

Sempat viao video para guru di Kepulauan Meranti Riau yang menantang maut dengan menyeberangi ombak laut sempat menjadi perhatian

Sempat Viral Video Guru di Riau Bertaruh Nyawa untuk Pergi Mengajar, Ini Bantuan dari Pemkab Meranti
ist
Sempat Viral Guru di Riau Melawan Ombak Laut untuk Pergi Mengajar, Ini Bantuan dari Pemkab Meranti 

Sempat Viral Guru di Riau Melawan Ombak Laut untuk Pergi Mengajar, Ini Bantuan dari Pemkab Meranti

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - Sempat viao video para guru di Kepulauan Meranti Riau yang menantang maut dengan menyeberangi ombak laut sempat menjadi perhatian.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Irwan mengatakan akan menyiapkan bantuan kepada para guru tersebut berupa bantuan kempang.

Dirinya menilai bahwa fasilitas penyeberangan harus memiliki standar, saat dia melihat kapal yang digunakan para guru tersebut cukup beresiko untuk digunakan saat ombak besar.

Untuk itu Bupati akan menyalurkan bantuan kapal penyeberangan atau Kempang bagi para guru untuk menyeberang menuju sekolah.

"Penyeberangan itu harus standar, untuk itu bisa saja kita berikan mereka Kempang yang memenuhi standar agar keselamatan mereka terjamin. Masih ada sebagian Kempang yang kita bantu dan tidak terpakai oleh kelompok dan itu bisa saja kita alihkan bantuan itu kesana," ungkap Irwan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kepulauan Meranti, Dr H Arready membenarkan jika ada sebagian Kempang hibah tersebut tidak terpakai bahkan ada Kempang yang diperbantukan ke beberapa desa di Kepulauan Meranti dialih fungsikan.

Malah kempang tersebut ada pula yang disewakan ke desa lain oleh oknum yang bertanggungjawab mengelolanya.

Untuk diketahui, pada tahun 2016 lalu Dinas Perhubungan Kepulauan Meranti membuat kempang penyeberangan sebanyak 17 unit berukuran 7 GT yang tersebar diseluruh lokasi penyeberangan yang ada di Kepulauan Meranti yang dihibahkan melalui Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Kempang yang dibantukan ke beberapa desa bukan untuk dikomersilkan oleh kelompok tertentu melainkan, untuk tujuan yang bersifat sosial.

Halaman
123
Penulis: Teddy Tarigan
Editor: Nolpitos Hendri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved