Petani Desa Gondai, Pelalawan Minta Eksekusi Lahan Dihentikan

Sengketa eksekusi lahan di Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Pelalawan masih berlanjut.

Petani Desa Gondai, Pelalawan Minta Eksekusi Lahan Dihentikan
Desain Grafis Tribun Pekanbaru/Didik
Ilustrasi 

Petani Desa Gondai, Pelalawan Minta Eksekusi Lahan Dihentikan

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sengketa eksekusi lahan di Desa Pangkalan Gondai, Kecamatan Langgam, Pelalawan masih berlanjut.

Para petani di desa tersebut masih berharap kebun sawit meraka tidak ikut dieksekusi.

Sebab para petani di desa tersebut menguntungkan hidupnya dan masa depan anak cucu dari kebun sawit tersebut.

"Sudah saatnya negara hadir untuk kepentingan dan demi masa depan rakyat. Mereka menunggu kehadiran negara dalam konflik lahan di Desa Gondai," kata Asep Ruhiat SAg SH MH selaku kuasa hukum Koperasi Gondai Bersatu, Kamis (30/1/2020).

Asep menjelaskan, bahwa Koperasi Gondai Bersatu bersama masyarakat Batin Palabi mengharapkan Dinas Lingkungan dan Kehutanan untuk segera menghentikan eksekusi lahan seluas lebih 3.000 hektare di Gondai.

"Jika itu (eksekusi) terus dilanjutkan, maka yang ada hanyalah mudarat, petani akan mengalami derita panjang karena mata pencarian mereka hilang," ujarnya.

Terpenting dalam konflik antara PT Peputra Supra Jaya (PSJ) dengan PT Nusa Wana Raya (NWR), lanjut Asep, pemerintah diharapkan mampu memberikan solusi yang terbaik.

Solusi terbaik menurut Asep adalah, pemerintah harus mengambil sikap demi kemaslahatan dengan menghentikan eksekusi perkebunan yang sesungguhnya bisa dimanfaatkan untuk masyarakat.

"Karena eksekusi lahan perkebunan yang sekarang dilakukan, justru mendatangkan mudarat. Terlebih masyarakat akan menderita jika itu terus dilanjutkan," kata Asep.

Halaman
12
Penulis: Syaiful Misgio
Editor: Ilham Yafiz
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved