Berita Riau

Bocah SD Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian di Pelalawan Riau

Muhammad Dafa Aulia yang masih berusia 11 tahun ditemukan tewas karena tenggelam di sebuah kolam, Sabtu (1/2/2020) sore

Bocah SD Tewas Tenggelam di Kolam Bekas Galian di Pelalawan Riau
Ist
Foto-foto korban Dafa yang tewas tenggelam di kolam bekas galian C ketika mengikuti kegiatan Perjusamo SDN 007 Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan, Sabtu (1/2/2020). 

 TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI- Muhammad Dafa Aulia yang masih berusia 11 tahun ditemukan tewas karena tenggelam di sebuah kolam, Sabtu (1/2/2020) sore.

Siswa kelas 5 SDN 007 Pangkalan Kerinci tersebut ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di dalam kolam bekas galian alat berat dekat dengan taman bunga Selosai.

Pada hari naas itu Dafa sedang mengikuti kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami) dari organisasi pramuka disekolahnya bersama teman-temannya.

Bocah malang yang tinggal di Jalan Guru Ujung, Kelurahan Kerinci Kota, Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan ditemukan di dasar kolam setelah dilakukan pencarian.

Ketika jenazah siswa SD itu diangkat, ia masih menggunakan pakaian seragam pramuka berwana cokelat.

“Korban ditemukan tenggelam di bekas galian alat berat milik H Samsanir dekat taman bunga Selosai. Langsung dilakukan evakuasi," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasym Risahondua SIK melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Novaldi, saat dikonfirmasi, Minggu (2/2/2020).

Peserta Terbatas 100 Orang, BKPSDM Pelalawan Riau Berencana Gelar Simulasi Jelang SKD CPNS

Ponton Pelabuhan Meranti Riau Retak, Puncak Arus Balik Imlek dari Selatpanjang Capai 3.600 Penumpang

Dari 11 Pendaftar, Hanya 8 Orang Kembalikan Berkas ke Golkar Bengkalis Riau

"Korban diketahui hilang setelah acara hiking selesai dan semua siswa kembali ke sekolah. Saat dicek Dafa tidak ada lagi, barulah dilakukan pencarian," kata Kepala Satpol PP dan Damkar Pelalawan, Abu Bakar FE.

Tiga orang anggota Damkar masuk ke dalam kolam di tengah tanah liat itu untuk melakukan penyelaman. Ketiganya menyisir setiap sudut kolam galian maut mencari keberadaan pelajar tersebut.

Setelah dua kali penyelaman, seorang personel menyentuh benda seperti badan manusia di dasar kolam delama dua meter lebih itu.

"Langsung menyelam dan ternyata benar. Kemudian diangkat ke atas," tambah Abu Bakar.

Personel Satpol PP lainnya menyiapkan sepeda motor dan membawa bocah malang itu ke Rumah Sakit Amelia Medika untuk mendapatkan pertolongan. Namun nyawa Dafa tak dapat lagi diselamatkan tim medis.

Kabid Pembinaan dan Pengembangan SD Disdik Pelalawan, Martias SPd mendapatkan informasi dari medsos.

Kegiatan Perjusami merupakan ekstrakurikuler dari SDN 007 untuk pengembangan dan pembinaan mental para siswa. Sebagai pelengkap pelajaran yang diterima peserta didik dari guru dan sekolah.

"Itu murni kegiatan dari sekolah, masuk ekstrakurikuler. Nanti akan kami konfirmasi ke pihak sekolah," tutur Martias. (Tribunpekanbaru.com/johannes tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Nurul Qomariah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved