Bocah Tenggelam

BREAKING NEWS: Bocah Kelas 5 SD di Pelalawan Riau Tenggelam di Kolam Bekas Galian Saat Perjusami

Korban ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di dalam kolam bekas galian alat berat dekat dengan taman bunga Selosai.

BREAKING NEWS: Bocah Kelas 5 SD di Pelalawan Riau Tenggelam di Kolam Bekas Galian Saat Perjusami
ISTIMEWA
Jenazah bocah kelas 5 SD di Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan bernama M Dafa saat dievakuasi tim Satpol PP dan Damkar dari kolam bekas galian alat berat pada Sabtu (1/2/2020). 

TRIBUNPEKANBARU.COM, PANGKALAN KERINCI - Seorang bocah kelas 5 Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Riau ditemukan tewas karena tenggelam di sebuah kolam pada Sabtu (1/2/2929) sore lalu.

Informasi yang diterima tribunpekanbaru.com, korban diketahui bernama Muhammad Dafa Aulia yang masih berusia 11 tahun.

Dafa merupakan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 007 Pangkalan Kerinci yang saat ini duduk di bangku kelas V.

Korban ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di dalam kolam bekas galian alat berat dekat dengan taman bunga Selosai.

Pada hari naas itu Dafa sedang mengikuti kegiatan Perkemahan Jumat Sabtu Minggu (Perjusami) dari organisasi pramuka disekolahnya bersama teman-temannya.

Bocah malang yang tinggal di Jalan Guru Ujung Kelurahan Kerinci Kota, Pangkalan Kerinci ditemukan di dasar kolam setelah dilakukan pencarian.

Ketika jenazah siswa SD itu diangkat, ia masih menggunakan pakaian seragam pramuka berwarna cokelat.

"Korban ditemukan tenggelam di bekas galian alat berat milik H Samsanir dekat taman bunga Selosai. Langsung dilakukan evakuasi," ungkap Kapolres Pelalawan, AKBP M Hasym Risahondua SIK melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Novaldi, saat dikonfirmasi tribunpekanbaru.com, Minggu (2/2/2020).

Kapolsek Novaldi menyebutkan, korban tenggelam di kolam dekat kebun kelapa sawit itu lantaran tidak bisa berenang.

Bocah malang itu menghilang ketika mengikuti perjusami Pramuka dan akhirnya ditemukan di dalam kolam tersebut.

Bahkan untuk mencari korban di dasar kolam, diminta bantuan tim Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar).

"Karena tidak ada yang melaporkan ke kita, anggota langsung ke rumah korban tadi malam. Laporan yang kita dapat hanya via WA saja," tambah Novaldi. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)

Penulis: johanes
Editor: Sesri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved