Tak Datang Saat SKD CPNS Dumai Hari Pertama, Puluhan Peserta Langsung Dinyatakan Gugur

Tes SKD CPNS Pemko Dumai dilaksanakan mulai Minggu (2/2). Namun ada 35 orang yang tak hadir dan langsung dinyatakan gugur.

tribun pekanbaru
Peserta SKD CPNS Kota Dumai saat mengikuti tes yang dilaksanakan di kampus STIA Lancang Kuning Dumai, Minggu (2/2). 

tribunpekanbaru.com - Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Dumai, mulai melaksanakan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi peserta seleksi CPNS formasi tahun 2019.

Kepala BKPSDM Kota Dumai, Eri Nasrizal didampingi Asisten III sekaligus Wakil Ketua Pansel Daerah, khairil Adli menyebutkan, pelaksanaan SKD ini mulai dilaksanakan pada Minggu (2/2), bertempat di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning Dumai, di Jalan Gunung Merapi, Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan.

Menurutnya, untuk hari pertama pelaksanaan SKD pada hari Minggu kemarin, ada 750 peserta CPNS Dumai yang akan mengikuti tes dalam lima sesi.

Dia menerangkan, ada puluhan peserta pada sesi pertama pelaksanaan tes SKD yang langsung gugur, akibat tidak hadir dalam pelaksanaan tes SKD tersebut.

"Ada sekitar 35 orang yang langsung gugur di sesi pertama karena tidak hadir dalam pelaksanaan CAT SKD," kata Eri Nasrizal, Minggu (2/2).

Dijelaskan, pelaksanaan SKD ini totalnya dibagi menjadi 26 sesi, dan setiap harinya ada 5 sesi yang dimulai dari pukul 08.00 WIB untuk sesi pertama sampai pukul 17.30 WIB sesi kelima.

"Untuk ujian pertama yang dilaksanakan hari ini (Minggu kemarin) pukul 08.00 WIB, pesertanya nomor urut 1 sampai 150. Sedangkan untuk sesi kelima pada hari Minggu sampai nomor urut 750," katanya menjelaskan.

Sedangkan untuk pelaksanaan SKD pada Jumat (7/2) mendatang, hanya dilakukan untuk satu sesi yang dimulai pada pukul 08.00 WIB sampai 09.30 WIB, dengan peserta para pelamar CPNS nomor urut 3.751 sampai 3.846.

Dia mengingatkan para peserta diwajibkan hadir paling lambat 60 menit sebelum pelaksanaan SKD dimulai untuk kepentingan registrasi.

Bukan hanya itu, pada saat pelaksanaan SKD, peserta juga diwajibkan membawa kartu peserta ujian yang sudah ditandatangani oleh Ketua Panitia (berwarna), serta membawa asli e-KTP, atau Surat Keterangan Perekaman data yang masih berlaku, yang dikeluarkan oleh Disdukcapil.

"Untuk pakaian peserta diwajibkan mengenakan baju berwarna putih dan celana hitam kain dan bersepatu. Bila pelamar tidak mengikuti seleksi sesuai jadwal dan aturan, akan dianggap gugur," tuturnya.

Dia berharap agar para peserta tes CPNS bisa mempersiapkan diri dengan belajar, dan jangan percaya terhadap orang yang mengaku bisa meluluskan dari ujian seleksi.

"Intinya, belajar dengan giat kalau mau lulus dan banyak berdoa juga, serta persiapkan diri dengan sebaik-baiknya," katanya lagi. (dkp)

Penulis: Donny Kusuma Putra
Editor: rinaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved