VIDEO: Takut Virus Corona Menyebar, Warga Tuntut Karantina Dilakukan di Laut Bagi WNI dari Wuhan

Masyarakat Natuna Riau terus melakukan unjuk rasa menolak kedatangan WNI yang sempat lega telah keluar dari kota dimana virus Corona berasal

TRIBUNPEKANBARU.COM - Sebagai pulau yang menjadi tempat karantina terhadap WNI yang dievakuasi dari Wuhan, membuat warga tempatan ketakutan.

Warga tempatan menggelar aksi demonstrasi sebagai bentuk penolakan mereka atas Pulau Natuna dijadkan tempat karantina ratusan WNI yang baru saja berhasil dievakuasi dari Kota Wuhan, China.

Masyarakat Natuna Riau terus melakukan unjuk rasa menolak kedatangan WNI yang sempat lega telah keluar dari kota dimana virus Corona berasal.

Bahkan, unjuk rasa tersebut nyaris berujung anarkis, saat beberapa warga membakar ban mobil dan di tengah jalan menuju bandara.

Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Natuna Haryadi mengatakan, ada enam tuntutan yang diminta warga Natuna untuk pemerintah pusat.

Enam tuntutan tersebut yakni, masyarakat Natuna meminta pemerintah daerah dapat menjadi penyambung lidah kepada pemerintah pusat, untuk menyampaikan apa yang menjadi tuntutan masyarakat Natuna.

Kedua, masyarakat Natuna meminta agar WNI dari Wuhan untuk dipindahkan karantinya di KRI  milik TNI. Kemudian, KRI tersebut ditempatkan di lepas pantai.

TNI dan Warga Bentrok, Kedatangan 238 WNI dari Wuhan yang Tiba di Natuna
TNI dan Warga Bentrok, Kedatangan 238 WNI dari Wuhan yang Tiba di Natuna (net)

"Hal ini dilakukan agar tidak menimbulkan keresahan dan kecemasan warga, karena saat ini masyarakat Natuna sudah cemas dan resah," kata Haryadi saat ditemui, Minggu (2/2/2020).

Ketiga, masyarakat Natuna meminta agar pemerintah daerah dan pusat memberikan kompensasi berupa jaminan kesehatan seperti posko layanan darurat dan cepat.

Hal itu untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat Natuna. Kemudian, meminta pemerintah untuk mendatangkan dokter psikiater bagi masyarakat Natuna.

Halaman
12
Editor: didik ahmadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved