Camat Langgam Mengundurkan Diri

Sekdakab Pelalawan Benarkan Camat Langgam dan Plt Dirut BUMD Tuah Sekata Mengundurkan Diri

Saparudin tak hanya mengundurkan diri sebagai camat saja, namun ia menarik diri juga dari jabatannya sebagai Plt Dirut BUMD Tuah Sekata Pelalawan Riau

Sekdakab Pelalawan Benarkan Camat Langgam dan Plt Dirut BUMD Tuah Sekata Mengundurkan Diri
Tribun Pekanbaru/Johannes Tanjung
Camat Langgam Kabupaten Pelalawan Riau, Saparuddin, dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya. Kabar itu berhembus kencang pada Senin (3/2/2020) di kalangan pejabat. 
PANGKALAN KERINCI - Kabar pengunduran diri Camat Langgam, Saparuddin, dari jabatannya semakin menguat, Senin (3/2/2020) sejak informasinya beredar pada Jumat (31/2/2020) lalu.
Saparudin tidak hanya mengundurkan diri sebagai camat saja, namun ia menarik diri juga dari jabatannya sebagai Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata.
Saparuddin mengirimkan surat pengunduran dirinya pada Jumat (31/1/2020) pekan lalu.
Saat dikonfirmasi, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Pelalawan, Tengku Mukhlis, membenarkan jika Camat Langgam sekaligus Plt Dirut BUMD Tuah Sekata mengundurkan diri.
Surat dari Saparuddin telah diterima oleh Pemkab Pelalawan pekan lalu.
"Ia mengajukan pengunduran diri sebagai Camat Langgam dan Plt Dirut BUMD. Suratnya sudah kita terima," terang Sekdakab Pelalawan, Tengku Mukhlis, kepada tribunpekanbaru.com, Senin (3/2/2020).
Tengku Mukhlis menerangkan, pihaknya akan mengajukan surat dari Saparuddin ke Bupati Pelalawan HM Harris.
Pasalnya, pengunduran diri hanya usulan saja, terkait diterima atau tidak dikabulkan tergantung kepala daerah sebagai pimpinan.
Surat itu akan berproses di pemda sesuai alur birokrasi yang berlaku.
"Alasannya mundur karena pribadi. Diterima atau tidak, itu tergantung pimpinan nanti," tambah Tengku Mukhlis.
Ia menyebutkan, penguduran diri pejabat yang dilantik pada 7 Januari 2020 lalu itu tidak semudah yang dibayangkan.
Tentu ada sejumlah pertimbangan dan tahapan yang dilalui. Apalagi yang bersangkutan disumpah saat menerima jabatan tersebut. 
Diberitakan sebelumnya, Camat Langgam Kabupaten Pelalawan Riau, Saparuddin, dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya.
Isu itu berhembus kencang pada Senin (3/2/2020) di kalangan pejabat.
Informasi yang diperoleh tribunpekanbaru.com, Camat Saparudin menyerahkan surat pengunduran dirinya pada Jumat (31/1/2020) lalu.
Surat tersebut berisi pernyataan mundur dari jabatan sebagai Camat Langgam.
Selain itu Saparudin juga tarik diri jadi Pelaksana tugas (Plt) Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata yang selama ini diembannya.
Padahal baru satu bulan Saparuddin dilantik Bupati Pelalawan HM Harris sebagai Camat Langgam.
Sedangkan sebagai Plt Dirut BUMD Tuah Sekata telah diduduki sejak pertengahan 2019 lalu. Belum diketahui pasti alasan Saparudin menanggalkan dua jabatannya sekaligus.
"Kabarnya ada masalah keluarga makanya dia mengungurkan diri sebagai camat," kata sumber tribunpekanbaru.com di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, Senin (3/2/2020).
Sedangkan alasan Saparudin mundur dari Plt Direktur BUMD Tuah Sekata, lantaran terlalu capek bolak-balik dari Pangkalan Kerinci ke Langgam dan demikian sebaliknya.
Namun alasan itu belum cukup kuat mengingat Saparudin meminta berhenti di tengah jalan saat pemerintahan baru berjalan awal tahun 2020.
Sebelumnya diberitakan tersiar kabar Camat Langgam Kabupaten Pelalawan Riau, Saparuddin, mengundurkan diri dari jabatannya.

Isu itu berhembus kencang pada Senin (3/2/2020) di kalangan pejabat.

Informasi yang diperoleh tribunpekanbaru.com, Camat Saparudin menyerahkan surat pengunduran dirinya pada Jumat (31/1/2020) lalu.

Surat tersebut berisi pernyataan mundur dari jabatan sebagai Camat Langgam.

Selain itu Saparudin juga tarik diri jadi Pelaksana tugas (Plt) Direktur Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tuah Sekata yang selama ini diembannya.

Padahal baru satu bulan Saparuddin dilantik Bupati Pelalawan HM Harris sebagai Camat Langgam.

Sedangkan sebagai Plt Dirut BUMD Tuah Sekata telah diduduki sejak pertengahan 2019 lalu.

Belum diketahui pasti alasan Saparudin menanggalkan dua jabatannya sekaligus.

"Kabarnya ada masalah keluarga makanya dia mengungurkan diri sebagai camat," kata sumber tribunpekanbaru.com di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pelalawan, Senin (3/2/2020).

Sedangkan alasan Saparudin mundur dari Plt Direktur BUMD Tuah Sekata, lantaran terlalu capek bolak-balik dari Pangkalan Kerinci ke Langgam dan demikian sebaliknya.

Namun alasan itu belum cukup kuat mengingat Saparudin meminta berhenti ditengah jalan saat pemerintahan baru berjalan awal tahun 2020.

Tribunpekanbaru.com berupaya mengkonfirmasi mantan Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Pelalawan itu.

Tapi belum berhasil mendapatkan pernyataannya.

Nomor ponselnya dalam kondisi tidak aktif.

Demikian juga dengan permintaan konfirmasi yang dikirimkan melalui aplikasi perpesanan, tak berbalas hingga berita ini diturunkan. (Tribunpekanbaru.com/Johannes Wowor Tanjung)
 
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved