Pelalawan

Ternyata Dafa Bukan Korban Pertama Tewas di Kolam Bekas Galian C Pelalawan, Bulan Lalu Bocah Rizky

Ada bocah Rizky yang meninggal dunia karena tenggelam di kolam beka kerukan alat berat di Simpang Kualo, tepat di dekat komplek kuburan

Ternyata Dafa Bukan Korban Pertama Tewas di Kolam Bekas Galian C Pelalawan, Bulan Lalu Bocah Rizky
Ist
Bocah berusia 8 tahun bernama Rizky yang tewas tenggelam di kolam bekas galian C di daerah Simpang Kualo Kecamatan Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan ada 24 Desember 2019 lalu. 

PANGKALAN KERINCI - Bocah kelas 5 SDN 007 Pangkalan Kerinci, Muhammad Dafa Aulia Ritonga, ditemukan tewas tenggelam di kolam bekas galian C yang berada di belakang kantor camat pada Sabtu (1/2/2020).

Dafa didapati di dasar kolam seluas lapangan tennis itu yang terbentuk karena galian alat berat di kebun sawit yang tak jauh dari Jalan Sultan Syarif Hasim.

Ketika diberikan pertolongan medis, nyawa bocah berusi 11 tahun yang masih berseragam pramuka itu tak bisa lagi diselamatkan.

Ternyata Dafa bukan korban pertama yang meregang nyawa di dalam kolam bekas galian C milik pengusaha di Pangkalan Kerinci.

Ada bocah Rizky yang meninggal dunia karena tenggelam di kolam beka kerukan alat berat di Simpang Kualo, tepat di dekat komplek kuburan dan areal yang sering digunakan untuk motor cross.

Anak berusia 8 tahun itu tewas pada Selasa 24 Desember 2019 sore lalu saat bermain di dekat kolam maut tersebut.

"Korba anak dari pegawai RSUD Selasih yang tinggal di daerah Simpang Kualo Pangkalan Kerinci. Kasihan anak-anak sudah dua orang korban kolam galian C," tutur Kepala Tata Usaha (KTU) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Selasih Pangkalan Kerinci, Ramdani Kamal, kepada tribunpekanbaru.com, Senin (3/2/2020).

BREAKING NEWS: Bocah Kelas 5 SD di Pelalawan Riau Tenggelam di Kolam Bekas Galian Saat Perjusami

Kronologi Bocah Riau Tewas Tenggelam Versi Sekolah, Kepsek: Kami Sempat Berpikir Anak Ini Diculik

Firasat Orang Tua Bocah yang Tewas Tenggelam di Riau, Dafa Sempat Bilang Ingin Bangun Masjid

Ramdani menjelaskan, informasi yang diterimanya dari ibu korban hari naas itu putra minta izin ingin bermain hujan.

Pada sore korba bersama teman-temannya amndi hujan di dekat lokasi bekas galian C di Simpang Kualo.

Diduga mereka berenang di kolam sedalam dua mete itu hingga akhirnya korban tenggelam

Halaman
12
Penulis: johanes
Editor: Ariestia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved